6 Syarat Bagi Partai Oposisi Jika Ingin Gabung Koalisi Jokowi

Jumat, 26 Juli 2019 15:28 Reporter : Ahda Bayhaqi
6 Syarat Bagi Partai Oposisi Jika Ingin Gabung Koalisi Jokowi Jokowi-Maruf Amin Daftar Capres Pilpres 2018. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Ketua DPP PKB Lukman Edy setuju dengan wacana penambahan koalisi. Namun, dengan syarat partai eks pendukung Prabowo-Sandiaga harus memberikan bukti niat baik. Supaya tidak terkesan penambahan koalisi untuk politik dagang sapi.

"Koalisi plus plus sih OK OK saja, tetapi bagi temen-temen dari partai pendukung 02 harus menunjukkan bukti terlebih dahulu niat baik mereka untuk membangun kebersamaan, supaya tidak terkesan hanya dagang sapi berharap pembagian kursi kekuasaan," ujar Lukman kepada wartawan, Jumat (26/7).

PKB menolak apabila niat oposisi gabung koalisi hanya demi jabatan. Lukman mengatakan, bukan hanya partai menolak, masyarakat pun demikian.

"Kalau niat membangun koalisi hanya berdasar kepada kepentingan pragmatis seperti itu, bukan hanya PKB yang menolak tetapi masyarakat juga akan sinis," kata dia.

Lukman menyebut ada enam syarat yang harus dipenuhi oleh partai oposisi. Pertama, tidak mengulang narasi fitnah. Kedua, menyatakan komitmen tidak menggunakan politik identitas.

Ketiga, tidak memberikan tempat pada intoleransi dan radikalisme. Serta ikut bertanggungjawab mengikis potensi intoleransi dan radikalisme. Keempat, partai turut menjalankan visi misi Indonesia Maju.

Kelima, menyatakan komitmen solid selama 5 tahun pemerintahan ke depan. Terakhir, partai harus menertibkan pendukung yang belum menerima kemenangan Jokowi-Ma'ruf.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membuka kemungkinan adanya partai politik baru yang akan bergabung ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun, Moeldoko menyatakan meski tanpa penambahan parpol baru, koalisi pemerintah saat ini masih solid.

"Kami masih meyakini penuh bahwa koalisi yang terbangun cukup baik, bahkan koalisi itu bisa plus-plus kan begitu. Jadi bukan hanya hotel aja yang plus-plus, koalisi plus-plus bisa kan," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (25/7). [ray]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini