Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wisma Mr Classic disegel usai pembunuhan pemandu lagu

Wisma Mr Classic disegel usai pembunuhan pemandu lagu Pembunuh psk lakukan 29 reka ulang adegan. ©2018 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Pengelola Resos Argorejo menyegel wisma Mr Classic. Di wisma tersebut, seorang pemandu lagu bernama Ayu Sinar Agustin (25), warga Patebon Kabupaten Kendal tewas tergeletak di kamar. Saat ditemukan korban dalam keadaan tanpa busana dan tertutup selimut.

Pengelola menuturkan, wisma disegel karena nekat menerima tamu di atas jam 23.00 dan penghuni tidak laporan meninggalkan kartu tanda penduduk (KTP) tamu.

"Kita segel sebulan, karena sudah langgar aturan Resos. Selain itu korban yang kerja di resos tidak mempunyai kartu keanggotaan sunan kuning," kata pengelola Resos Argorejo Suwandi Eko Putranto, Selasa (18/9).

Suwandi menyebut aturannya tamu yang memesan kamar di atas pukul 23.00 WIB wajib melaporkan identitasnya kepada pihak keamanan Resos. Laporan bisa berupa Kartu Tanda Penduduk. Selain itu korban tidak pernah sekalipun ikut proses pembinaan dan wajib lapor kepada pihaknya.

"Dia juga melanggar aturan namanya tidak terdaftar dan tidak pernah ikut program pemeriksaan VCT dan pelatihan kewirausahaan," kata Suwandi.

Sebelumnya, seorang pemandu karaoke bernama Ayu Sinar Agustin (25), warga Patebon Kabupaten Kendal tewas tergeletak di kamar wisma Mr Classic Argorejo Gang 3. Saat ditemukan korban dalam tanpa busa tertutup selimut. Tercium bau minyak solar.

Menurut keterangan saksi petugas kebersihan wisma, Nur mengaku curiga melihat satu kamar tidak terkunci. Dia pun langsung mencoba membuka pintu.

"Kaget saya, waktu itu melihat posisinya telentang dan telanjang, saya enggak berani ngecek," kata Nur.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Doni Listianto mengatakan hingga kini petugas masih melakukan pemeriksaan. Dari keterangan saksi bahwa korban tidak ditemukan tanda penganiayaan.

"Korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Namun hingga kini masih mengupayakan olah tempat kejadian perkara dengan anjing pelacak. Untuk barang korban juga belum ditemukan hilang," kata Doni.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP