Wiranto mengimbau masyarakat tak mudah terprovokasi di tahun politik

Rabu, 7 Maret 2018 19:03 Reporter : Ahda Bayhaqi
Wiranto mengimbau masyarakat tak mudah terprovokasi di tahun politik Wiranto. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto meminta Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 tak perlu dibuat gaduh. Dia meminta tahun politik ini dianggap seperti tahun biasa, sehingga tak takut soal ancaman-ancaman.

"Dulu kan tiap tahun ada, sekarang serentak lima tahun sekali, itu hal biasa jangan buat kita takut terancam asal ada kesadaran masing-masing untuk mengambil bagian dalam membangun suasana aman damai tentram itu," katanya di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Rabu (7/3).

Dia tidak mau tahun politik menjadi suatu momok yang menakutkan bagi Indonesia. Jika dibuat gaduh bakal mengancam terhadap investor maupun wisatawan asing yang ingin ke Indonesia. Maka itu, dia minta masyarakat anggap hal ini saja.

"Pemilukada maupun legislatif atau presiden bukan sesuatu yang ditakuti tidak perlu tahun politik 2018-2019 jadi momok yang menakutkan investor, nanti menakutkan wisatawan, kita ajak pemilu biasa saja," jelasnya.

Dengan demikian, politisi Hanura ini mengimbau agar kompetitor tak menggunakan kampanye hitam untuk saling serang. Hal itu hanya bakal membuat gaduh tak hanya antar partai politik, tetapi juga masyarakat berpotensi berpengaruh.

"Alangkah baiknya kalau kompetisi itu tanpa konflik nah itu cara gimana kita jaga itu gak masuk wilayah konflik, caranya gimana, hindari kampanye hitam hindari melakukan ujaran kebencian hindari hoaks, hindari sedapat mungkin money politics juga menyebabkan kisruh, menyebabkan ketidakpuasan menyebabkan konflik itu dihindari," tegasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini