Warga Denpasar gelar aksi peduli korban gempa Lombok
Merdeka.com - Pemerintah pusat maupun daerah hingga pihak swasta dan lembaga swadaya masyarakat terus memberikan bantuan untuk warga korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kementerian Sosial bahkan menyalurkan santunan ahli waris 556 korban meninggal dengan nilai total mencapai Rp 8,3 miliar.
Semangat membangun Lombok setelah diguncang gempa bumi berturut-turut juga dilakukan pemerintah Kota Denpasar. Seruan aksi peduli untuk korban gempa Lombok ini dilakukan dengan menggelar acara apresiasi seni kemerdekaan di lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Sabtu (18/8) kemarin.
Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, acara ini adalah konser kepedulian terhadap saudara-saudara di Lombok yang melibatkan artis-artis Bali yang tentunya memiliki misi yang selaras. Menurut dia, penggalangan bantuan kemanusian ini bersinergi dengan elemen masyarakat Solidaritas Bali Untuk Gempa Lombok, dan termasuk di dalamnya BEM Universitas Warmadewa.
Rai Mantra dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang sudah terlibat dan memberikan kontribusi positif di acara ini. "Terima kasih dan saya sangat bangga melihat masyarakat khususnya anak-anak muda yang hadir menyaksikan konser dan juga turut serta berdonasi," kata Rai Mantra, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/8).
Ketua panitia penyelenggara, yaitu Asisten I Administrasi Pemerintahan dan Kesra I Made Toya mengatakan, peringatan kemerdekaan ke-73 RI tahun ini dikolaborasikan dengan aksi peduli dan acara Rare festival atau festival anak-anak yang memang rutin digelar setiap 2 tahun sekali. "Acara ini berlangsung dari pagi hingga malam hari. Pada pagi harinya diisi festival anak-anak, kemudian sore hingga malam diisi dengan konser Gelar Seni Kemerdekaan dan penggalangan dana aksi peduli," ujar dia.
Konser kepedulian ini diisi oleh sejumlah artis dan musisi Bali. Di antaranya ada Joni Agung & Double T, Sekehe Kubu Barong Sanur, Lawak dan Wayang Kontemporer, Gede Bagus dan anak berbakat, Small Axe and Boby Dinnar Reggae, perkusi nusantara, Crazy Horse Rock Nostalgia, Kiss Band dan Bintang Band.
Presiden BEM Universitas Warmadewa, Windu Darmajaya juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Rai Mantra yang memberikan akses keterlibatan mereka. "Sebelumnya kami melaksanakan audiensi dengan beliau dan langsung diterima baik untuk turut serta berkolaborasi di acara ini, jadi kami sangat berterima kasih," tukasnya.
Sementara salah satu masyarakat asal Denpasar Barat yang hadir, Gede Pujaastawan mengatakan bahwa acara ini sangat positif karena tidak hanya konser semata tapi juga dikemas aksi sosial. "Saya sangat respect dengan Pemkot Denpasar yang menggelar acara seperti ini," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya