Wamenkes Sebut 40,2 Juta Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Segera Dimusnahkan

Rabu, 31 Agustus 2022 14:44 Reporter : Supriatin
Wamenkes Sebut 40,2 Juta Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Segera Dimusnahkan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono. ©2021 Merdeka.com/Titin Supriatin

Merdeka.com - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, sebanyak 40,2 juta dosis vaksin Covid-19 yang mengalami kedaluwarsa telah dipisahkan dari tempat penyimpanan. Vaksin ini segera dimusnahkan.

"Bedanya, vaksin yang kedaluwarsa itu sudah tidak lagi tersimpan di cool box, tetapi di luar itu," kata Dante saat menghadiri agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR, Selasa (31/8).

Dante mengatakan, vaksin yang mengalami kedaluwarsa itu tersebar di sejumlah fasilitas penyimpanan di daerah dan telah dipisahkan dari vaksin yang belum memasuki masa kedaluwarsa.

Menurut Dante, vaksin kedaluwarsa itu memang merupakan masalah yang perlu segera diatasi. Sebagian besar vaksin kedaluwarsa adalah vaksin yang berasal dari hibah negara sahabat karena memiliki tanggal kedaluwarsa yang memang sempit.

"Sampai saat ini sudah mencapai 40,2 juta vaksin yang expired," katanya.

2 dari 2 halaman

Dante mengatakan, Kemenkes telah menyampaikan panduan ke seluruh pengelola fasilitas penyimpanan vaksin di daerah agar vaksin kedaluwarsa dikeluarkan dari cool box penyimpanan sehingga tidak tercampur dengan vaksin yang masih layak pakai.

Selanjutnya, Kemenkes berkoordinasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk diverifikasi untuk keperluan pemusnahan.

"Nanti akan dimusnahkan di daerah masing-masing setelah melakukan verifikasi dengan BPKP. Vaksin itu akan kita musnahkan, tidak diberikan kepada masyarakat umum," katanya.

Baca juga:
Moderna Gugat Pfizer karena Tiru Teknologi Pengembangan Vaksin Covid
Produsen Berharap Vaksin Inavac Bisa Disuntikkan untuk Booster Remaja Akhir 2022
Mengenal Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia, Indovac dan Inavec
Aturan Perjalanan Terbaru: Syarat Tes PCR-Antigen Dihapus, Orang Dewasa Wajib Booster
Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Turun 540 Per 23 Agustus 2022
Menkes Ungkap Ada Varian Baru Covid-19 Pada Awal 2023

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini