Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wakil Bupati Padang Lawas Utara Segera Dieksekusi ke Penjara

Wakil Bupati Padang Lawas Utara Segera Dieksekusi ke Penjara Ilustrasi penjara. ©2012 Shutterstock/rook76

Merdeka.com - Perkara pidana Pemilu yang melibatkan Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut, Hariro Harahap, dinyatakan telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Jaksa Penuntut Umum (JPU) segera mengeksekusinya untuk menjalani hukuman penjara 1 bulan 15 hari.

"Kami telah menerima informasi dari Kejari Paluta bahwasanya putusan perkara Wakil Bupati Paluta telah diterima terdakwa. Selanjutnya JPU juga menyatakan menerima," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, Selasa (14/5).

Karena terdakwa dan JPU telah menerima, maka putusan itu telah berkekuatan hukum tetap. Selanjutnya, jaksa tinggal menunggu salinan putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Padang Sidempuan sebagai dasar untuk melakukan eksekusi.

Sumanggar berharap pihak PN Padang Sidempuan segera mengirimkan salinan putusan itu. "Seharusnya secepatnya, karena ini kan pidana pemilu, jadi harus secepatnya kita eksekusi," ucap Sumanggar.

Ditanya soal penjara yang menjadi lokasi Hariro menjalani hukuman, Sumanggar mengaku belum mengetahuinya. "Kita belum sampai di situ. Kita masih menunggu salinan putusan. (Eksekusi) mungkin nanti di Lapas Paluta," bebernya.

Seperti diberitakan, Hariro dinyatakan bersalah melakukan politik uang. Majelis hakim menjatuhinya hukuman 1 bulan 15 hari dalam sidang putusan di PN Padang Sidempuan, Rabu (8/5).

Hariro ditangkap tim Satgas Politik Uang Polres Tapanuli Selatan bersama 14 orang lainnya pada Senin (15/4) dini hari. Awalnya mereka menangkap 4 orang yang kemudian mengaku disuruh Hariro untuk menyerahkan uang demo memenangkan Masdoripa Siregar, caleg nomor urut 3 dari Partai Gerindra. Hariro pun diamankan bersama 9 orang lain di dalan rumahnya. Polisi menemukan barang bukti baru di sana.

Kasusnya pun diproses. Hariro diadili. Dia dinyatakan bersalah.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Warga Kampung Bayam Diduga Ditangkap Paksa Polisi, Ini Penjelasan Jakpro
Warga Kampung Bayam Diduga Ditangkap Paksa Polisi, Ini Penjelasan Jakpro

Warga Kampung Bayam Diduga Ditangkap Paksa Polisi, Ini Penjelasan Jakpro

Baca Selengkapnya
Hasil Pilpres Jabar: Prabowo Unggul Nyaris 6 Juta Suara dari Anies, Ganjar Jauh di Bawah
Hasil Pilpres Jabar: Prabowo Unggul Nyaris 6 Juta Suara dari Anies, Ganjar Jauh di Bawah

Pada agenda kali ini, KPU akan membacakan hasil rekapitulasi suara di empat provinsi yang tersisa.

Baca Selengkapnya
Jokowi Janjikan Tunjangan Kinerja Petugas KPU Selesai Januari: Urusan Sensitif Jangan Ganggu Pemilu
Jokowi Janjikan Tunjangan Kinerja Petugas KPU Selesai Januari: Urusan Sensitif Jangan Ganggu Pemilu

Jokowi menyebut Pemilu 2024 sangatlah kompleks karena melibatkan 204.807.222 orang, di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.277 kecamatan, 83.771 desa.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Gugur di Papua, Jenazah Kopda Hendrianto Tiba di Padang dan Dimakamkan di Jambi
Gugur di Papua, Jenazah Kopda Hendrianto Tiba di Padang dan Dimakamkan di Jambi

Jenazah alamarhum disemayamkan di Batalyon Padang untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di Provinsi Jambi.

Baca Selengkapnya
PN Jaksel Pindahkan Terdakwa Kasus Senjata Api Dito Mahendra ke Rutan Cipinang, Ini Alasannya
PN Jaksel Pindahkan Terdakwa Kasus Senjata Api Dito Mahendra ke Rutan Cipinang, Ini Alasannya

Penetapan pemindahan Dito Mahendra dari yang awalnya diajukan ke Lapas Teroris Gunung Sindur, Jawa Barat, ditetapkan dipindah ke Rutan Cipinang.

Baca Selengkapnya
Jarak ke TPS Jauh, Ratusan Warga di Daerah Sumut Ini Harus Nyoblos di Rohil di Riau
Jarak ke TPS Jauh, Ratusan Warga di Daerah Sumut Ini Harus Nyoblos di Rohil di Riau

Langkah itu diambil agar warga tetap bisa menggunakan hak pilihnya.

Baca Selengkapnya
Bawaslu Temukan Pelanggaran, 23 TPS pada 13 Daerah di Jateng Harus Gelar Pemungutan Suara Ulang
Bawaslu Temukan Pelanggaran, 23 TPS pada 13 Daerah di Jateng Harus Gelar Pemungutan Suara Ulang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah menemukan sejumlah pelanggaran hari pencoblosan Pemilu 2024, Rabu (14/2).

Baca Selengkapnya
KPU Kebut Rekapitulasi Hasil Pemilu di Jawa Barat dan 3 Provinsi Hari Ini
KPU Kebut Rekapitulasi Hasil Pemilu di Jawa Barat dan 3 Provinsi Hari Ini

KPU saat ini masih berfokus dengan merampungkan seluruh rekapitulasi nasional dengan waktu tersisa hingga tanggal 20 Maret 2024.

Baca Selengkapnya
Akibat Ketemuan dengan Sang Pujaan Hati, Prajurit TNI AD Ini Mengaku Baru Dua Kali ke Jakarta
Akibat Ketemuan dengan Sang Pujaan Hati, Prajurit TNI AD Ini Mengaku Baru Dua Kali ke Jakarta

Seorang Prajurit TNI AD asal Biak Provinsi Papua mengaku baru dua kali menginjakkan Kakinya ke Ibu Kota Jakarta.

Baca Selengkapnya