Vaksin Kedaluwarsa di Kudus, Menkominfo Minta Pemerintah Daerah Tak Tunda Vaksinasi

Selasa, 9 November 2021 13:24 Reporter : Supriatin
Vaksin Kedaluwarsa di Kudus, Menkominfo Minta Pemerintah Daerah Tak Tunda Vaksinasi Menkominfo Johnny G. Plate. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate meminta pemerintah daerah tidak menunda vaksinasi Covid-19. Setiap dosis vaksin yang tersedia harus segera disuntikkan kepada masyarakat.

"Semua pihak termasuk pemerintah daerah, diminta segera memanfaatkan setiap dosis vaksin yang tersedia di daerah masing-masing, segera dihabiskan untuk meningkatkan imunitas masyarakat,” kata Johnny melalui keterangan tertulis, Selasa (9/11).

Johnny berharap kejadian 4.000 dosis vaksin AstraZeneca kedaluwarsa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tidak terulang. Pemerintah daerah harus bergerak lebih cepat menyalurkan vaksin kepada masyarakat.

Dia mengingatkan, kini semua negara di dunia sedang berebut vaksin untuk menciptakan kekebalan komunal. Hal itu membuat proses dan perjuangan pemerintah dalam mendapatkan akses vaksin tidak mudah.

Saat ini, vaksinasi Covid-19 di Tanah Air terus berjalan. Data Kementerian Kesehatan hari ini pukul 12.00 WIB, sebanyak 126.458.285 orang sudah divaksinasi Covid-19 dosis pertama atau setara 60,72 persen dari target sasaran 208.265.720.

Sementara itu, 80.070.525 orang sudah divaksinasi Covid-19 dosis kedua atau sekitar 38,45 persen. Khusus kelompok lansia, baru 9.178.068 orang divaksinasi dosis pertama atau setara 42,58 persen dari target 21.553.118.

Adapun lansia yang sudah divaksinasi dosis kedua mencapai 5.677.554 atau sekitar 26,34 persen.

“Kami memiliki target capaian vaksinasi 70 persen hingga akhir tahun. Butuh kerja sama sama seluruh pihak untuk meraih cakupan tersebut secara merata, terutama pada kelompok rentan seperti lansia yang realisasinya harus terus kita percepat,” tuturnya.

Di tengah laju vaksinasi Covid-19, politikus NasDem ini mengajak masyarakat mengendalikan mobilitas. Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya masyarakat tetap di rumah.

“Jika memang harus bepergian, terapkan protokol kesehatan ketat, kenakan masker dengan benar. Sedikit kelengahan dapat memicu potensi munculnya lonjakan kasus saat mobilitas tinggi, jadi mari kita berhati-hati,” pungkas Johnny.

[gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini