Usut kecurangan pilgub, Gus Ipul ingin hasil investigasi dibuat buku putih

Jumat, 29 Juni 2018 18:20 Reporter : Arif Ardliyanto
Usut kecurangan pilgub, Gus Ipul ingin hasil investigasi dibuat buku putih Gus Ipul. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Meski tidak menggugat, Saifullah Yusuf Calon Gubernur Jawa Timur tetap mendorong pengusutan kecurangan dalam proses Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim. Gus Ipul panggilan akrab Saifullah Yusuf akan membuat buku putih perjalanan pilgub hingga ditemukan kecurangan-kecurangan.

"Saya mendorong pengurusan kecurangan pilgub. Kiai-kiai dan ulama telah membuat tim investigasi untuk melihat hasil proses pemilihan," kata Gus Ipul di Posko Jalan gayungsari Surabaya, Jumat (29/6).

Pembuatan tim investigasi ini dilandasi dari laporan-laporan yang masuk, ternyata banyak kecurangan. Bahkan ada indikasi menggunakan program pemerintah untuk mendapatkan suara. Fakta kecurangan lain juga dibeberkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Timur, mereka menyebutkan telah menemukan beberapa kecurangan dari beberapa daerah.

Untuk meyakinkan semua dugaan itu, kiai-kiai langsung turun tangan dan turun lapangan untuk melakukan pengusutan. Hasil pengusutan nanti, ujar dia, akan dikumpulkan kemudian dikaji secara mendalam. Bahkan, hasil investigasi juga akan ditulis menjadi sebuah buku perjalanan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur.

Buku ini akan menggambarkan bagaimana perjuangan para kiai, bagaimana perjuangan kaum nasionalis untuk memenangkan pilgub. Apalagi, capaian suara yang ada di pilgub ini cukup menggembirakan, banyak masyarakat yang turut berpartisipasi atas proses pesta demokrasi di Jatim.

"Buku ini bernama buku putih. Nantinya semua akan terangkum di sini dan menjelaskan perjalanan pemilihan gubernur," ungkap Gus Ipul.

Gus Ipul mengaku sangat senang dengan angka partisipasi masyarakat dalam pencoblosan. Tercatat, dirinya mendapatkan suara lebih dari 8 juta. Jumlah suara ini menjadi yang terbanyak dalam event pemilihan gubernur. Apalagi, suara tersebut diperoleh dengan cara yang murni tanpa ada kecurangan-kecurangan sedikit pun.

Suara itu, lanjut dia, diperoleh dari kerja kiai-kiai, ulama-ulama, relawan dan partai politik yang bergabung menjadi satu dan ingin memenangkan paslon Gus Ipul-Puti. Untuk itu, Gus Ipul secara pribadi juga mengucapkan terima kasih terhadap kinerja relawan dan kiai-kiai. Mereka tidak kenal lelah untuk memenangkan paslon nomor dua. "Terima kasih kepada kiai, ulama, relawan dan partai politik. Terima kasih atas kerjanya," ucap suami Fatma Saifullah Yusuf ini. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini