UMKM harus Maksimalkan Ranah Digital untuk Pasarkan Produk di Masa Pandemi

Minggu, 16 Januari 2022 22:19 Reporter : Dedi Rahmadi
UMKM harus Maksimalkan Ranah Digital untuk Pasarkan Produk di Masa Pandemi UMKM. ©Liputan6.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan masalah utama Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di Indonesia bukan permodalan tetapi masalah pemasaran. Ganjar mengatakan, perjalanan UMKM hingga berani menjajakan dagangan secara online tidak mudah. Apalagi jika tidak didukung dengan infrastruktur yang memadai.

Selaras dengan Ganjar, Franky Chandra selaku wakil ketua DPW Sahabat Ganjar Jawa Timur mengungkapkan pihaknya baru saja menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) yang salah satu agendanya adalah memberikan informasi mengenai serta cara memasarkan produk secara digital bagi relawan yang memiliki atau yang baru akan memulai terjun ke UMKM.

"Selain kegiatan rakerda, DPC Sahabat Ganjar se-Jawa Timur memperkenalkan dan sekaligus bertukar pikiran terkait produk UMKM yang dimiliki oleh para relawan. Banyak pesan yang bisa didapatkan dalam acara kali ini," kata Franky , Minggu (17/1).

Sementara itu, Ussy Asy'ari selaku perwakilan DPC Sahabat Ganjar Kabupaten Pasuruan menuturkan Rakerda kali ini, relawan juga melakukan bertukar pikiran untuk produk-produk UMKM dari masing-masing DPC.

"Ini yang kami harapkan agar produk-produk yang mereka jual belikan dapat dikenal luas oleh masyarakat. Semoga dengan adanya ini bisa membantu mereka para UMKM dari DPC Sahabat Ganjar Jawa Timur," kata Ussy.

Salah satu cara yang dilakukan Ganjar dalam membantu memasarkan produk buatan lokal adalah, dengan memanfaatkan media sosial pribadinya. Media sosialnya dijadikan lapak untuk menjual produk UMKM yang memiliki kualitas baik.

"Saya lalu dapat masukan, Pak Ganjar, follower kan banyak, kenapa nggak dipakai jualan. Sehingga akun saya di pakai buat jualan. Saya tidak menduga banyak yang oke, banyak yang mau," kata dia.

Secara rinci Ganjar menjabarkan masalah yang dimiliki oleh UMKM saat ini adalah mayoritas pemasaran, lalu permodalan kemudian izin kemasan. Di luar itu, UMKM juga menghadapi masalah seperti izin usaha dan izin edar.

Baca juga:
Pemerintah Target Ekspor Produk UMKM Indonesia Capai 17 Persen di 2024
Intip Pembuatan Miniatur Bus di Depok
Mengintip Bisnis Daun Kelor Terbesar di NTB, Laku Keras Sampai Ke 13 Negara
Kunjungi Kawasan UMKM di Bazaar Mandalika, Jokowi Beli Sepatu Motif Tenun
Pengusaha UMKM Berharap Harga Minyak Goreng Segera Turun Usai Disubsidi Pemerintah
Transaksi Fitur PayLater dan Modal Toko di Tokopedia Makin Diminati
Tips untuk Pelaku Usaha Ritel Bertahan di Tengah Gempuran Persaingan Harga

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Ganjar Pranowo
  3. UMKM
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini