Better experience in portrait mode.
Terungkap, Motif & Penyebab 3 Pemuda Nekat Tebar Teror Tembaki Sopir di Tol Sidoarjo-Gresik

Terungkap, Motif & Penyebab Pemuda Nekat Tebar Teror

Terungkap, Motif & Penyebab 3 Pemuda Nekat Tebar Teror Tembaki Sopir di Tol Sidoarjo-Gresik.

Tiga pemuda di Surabaya ditangkap polisi karena melakukan teror dengan menembaki sejumlah sopir menggunakan senjata airsoft gun. Motifnya, ketiga pemuda itu ternyata melakukan teror karena keisengan serta terinspirasi dari sebuah game online perang yang biasa mereka mainkan.

Pelaku ini terobsesi dari permainan game online perang-perangan jadi mereka membeli air softgun dan melakukan aksi di tol dan di beberapa tempat di Surabaya. Pelaku ini membeli sejata air softgun melalui market place atau online.

Ketiga tersangka dijerat pasal berlapis Pasal 170 KUHP subs 351 ayat KUHP Jo 55 KUHP Jo 64 KUHP dan atau Pasal ayat 1 UU Darurat No. 12 tahun 1951. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun. Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Polisi Tunjukkan Bukti Foto Saka Tatal Tidak Diintimidasi Selama Penyidikan

Polisi Bantah Intimidasi Saka Tatal

Polisi membantah tudingan intimidasi yang dialami oleh Saka Tatal selama proses penyidikan kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon.

Polisi menunjukkan foto-foto selama pemeriksaan yang membantah tudingan intimidasi tersebut. Foto-foto tersebut menunjukkan Saka Tatal berada dalam keadaan baik-baik dan tidak ada tanda-tanda intimidasi.

Saka Tatal berhak membantah hasil penyidikan, namun penyidik tetap fokus dengan bukti yang dimiliki. Saka Tatal masih merupakan bagian dari tersangka dalam kasus tersebut.

Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya dengan topik berbeda.

Geser👉
Bus Angkut Rombongan Pelajar Terguling di Jepara

Bus Angkut Rombongan Pelajar Terguling di Jepara

Bus angkut rombongan pelajar terguling di Jepara, tidak ada korban namun enam penumpang luka ringan.

Bus diduga mengalami rem blong dan menabrak dua kendaraan di jalan Raya Jepara-Bangsri.

Enam korban luka ringan terdiri dari siswa SD dan pelajar SMA yang mengendarai sepeda motor.

Polres Jepara masih melakukan pemeriksaan saksi untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Geser ke atas untuk ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
8 Jam Diperiksa KPK, Kusnadi Dicecar 15 Pertanyaan soal Harun Masiku

Kusnadi Diperiksa KPK Terkait Harun Masiku

Kusnadi, staf dari Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, menjalani pemeriksaan selama 8 jam oleh KPK terkait kasus pencarian buronan Harun Masiku.

Petrus, pengacara Kusnadi, mengungkapkan bahwa ada 15 pertanyaan yang diajukan KPK kepada kliennya. Namun, detail tiap pertanyaan belum dibahas karena Kusnadi kelelahan setelah pemeriksaan.

Pemeriksaan Kusnadi dilakukan oleh penyidik bernama Priyatno, yang dinilai berjalan baik dan wajar. Kusnadi merasa diperlakukan dengan baik dan dilayani dengan makan siang dan makan malam.

Kusnadi merasa tindakan penyidik yang melucuti barang pribadinya tanpa persetujuan adalah melanggar standar prosedur kerja dan tidak beretika. Kesimpulannya, pemeriksaan Kusnadi berlangsung lama dan dianggap melelahkan.

Geser👉
Anggota DPRD Terpilih Asmat Tewas Ditabrak Mobil di Yogyakarta, Penabrak Akui Konsumsi Sabu

Calon Anggota DPRD Terpilih Asmat Tewas Ditabrak Mobil di Yogyakarta

Calon Anggota DPRD terpilih di Kabupaten Asmat, Papua tewas ditabrak mobil di Yogyakarta.

Pengemudi mobil yang menabrak mengaku mengonsumsi sabu-sabu sebelum kejadian.

Penabrak telah ditetapkan sebagai tersangka dan diancam hukuman maksimal 12 tahun.

Kejadian ini menimbulkan duka cita dan menunjukkan bahaya pengemudi yang mengonsumsi narkoba saat berkendara.

Geser👉
Senyum Anies Baswedan Tanggapi Isu Cawe-Cawe Jokowi di Pilkada Jakarta 2024

Anies Baswedan Fokus pada Isu Kesejahteraan Warga DKI Jakarta 2024

Anies Baswedan hanya tersenyum tipis saat mendengar dugaan cawe-cawe Jokowi di Pilkada Jakarta 2024.

Anies lebih memprioritaskan isu yang berkaitan dengan kesejahteraan warga DKI Jakarta 2024.

PDIP meminta KPU dan Bawaslu untuk menyelidiki indikasi cawe-cawe Jokowi dalam distribusi bansos beras hingga Desember 2024.

Pembaca dapat menemukan ringkasan menarik lainnya dengan topik berbeda.

Geser👉
Blak-blakan Kasdi Sebut BPK Minta Uang Rp12 M untuk Muluskan Audit Kementan Raih WTP

BPK Minta Uang Rp12 M untuk Muluskan Audit Kementan

BPK meminta uang Rp12 miliar kepada Kementan untuk opini WTP.

Kasdi mengungkapkan pertemuan antara Kementan dan BPK terkait laporan keuangan.

Kasdi menyebut adanya permintaan uang sebesar Rp12 miliar untuk mendapatkan WTP.

Sidang perkara gratifikasi dan pemerasan di Kementan masih berlanjut.

Geser👉
Siswi SMP Tolak Dinikahi Pelaku Anak Polisi

Siswi SMP Tolak Dinikahi Pelaku Anak Polisi

Siswi SMP berinisial P (16) yang diduga dihamili anak anggota polisi di Bekasi menolak dinikahi pelaku dan ingin meneruskan pendidikan.

Anak anggota polisi yang diduga menghamili P belum ditangkap, sementara P akan diperiksa oleh psikolog.

Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Perisai Kebenaran Nasional khawatir pelaku melarikan diri dan berharap kasus ini dilanjutkan oleh kepolisian.

Keluarga P melaporkan R ke Polres Metro Bekasi karena merasa dirugikan, dan laporan tersebut telah teregister.

Geser👉
Usai Diperiksa KPK 8 Jam, Kusnadi Staf Hasto Akui Pernah Bertemu Harun Masiku

Staf PDI-P Akui Pernah Bertemu Buronan KPK

Staf dari Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Kusnadi, mengakui pernah bertemu dengan buronan KPK, Harun Masiku.

Kusnadi menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK terkait isi ponselnya yang disita oleh penyidik beberapa waktu lalu.

Meski tidak ada percakapan terkait Harun Masiku, Kusnadi menyatakan bahwa isi ponselnya hanya berkaitan dengan administrasi pembayaran pertunjukan wayang.

Kusnadi merasa tindakan penyidik KPK melanggar standar prosedur kerja dan tidak beretika dengan melucuti barang pribadinya tanpa persetujuan.

Geser👉
Pria Semarang Gantung Diri Setelah Kehabisan Uang Gadai Rumah

Pria Semarang Gantung Diri Setelah Kehabisan Uang Gadai Rumah

Seorang pria di Semarang gantung diri setelah uang hasil menggadaikan rumahnya habis untuk judi online.

Pria tersebut sudah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak tiga kali sebelumnya, namun selalu gagal karena istrinya mengetahuinya.

Istrinya yang baru melahirkan mendapatkan pesan di handphonenya dan segera pulang ke rumah, hanya untuk menemukan suaminya sudah tewas.

Kejadian ini mengguncang warga setempat dan menjadi peringatan tentang bahaya judi online. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Tatapan Kosong Staf Hasto Usai Diperiksa KPK

Tatapan Kosong Staf Hasto Usai Diperiksa KPK

Tatapan Kosong Kusnadi Staf Hasto Usai 8 Jam Diperiksa KPK Terkait Harun Masiku.

Kusnadi enggan menjawab pertanyaan mendetail awak media soal isi barang pribadinya yang disita atau apakah dicecar soal keberadaan Harun Masiku.

Kusnadi merasa apa yang dilakukan penyidik adalah tindakan melanggar standar prosedur kerja dan tidak beretika, karena sengaja menipu untuk melucuti barang pribadinya tanpa persetujuan.

Kusnadi keluar dari Gedung Merah Putih KPK setelah menjalani pemeriksaan selama delapan jam, dengan raut wajah yang terlihat lelah.

Geser👉
Satgas Ungkap 80.000 Anak di Bawah Usia 10 Tahun Jadi Pemain Judi Online

80.000 Anak di Bawah 10 Tahun Jadi Pemain Judi Online

Satgas Pemberantasan Judi Online mengungkap bahwa ada sekitar 80.000 anak di bawah 10 tahun yang menjadi pemain judi online di Indonesia.

Selain itu, terdapat 11 persen pemain judi online yang berusia 10-20 tahun, dan 13 persen berusia 21-30 tahun.

Pemain judi online paling banyak berasal dari kalangan usia 30-50 tahun, sebesar 40 persen atau sekitar 1.640.000 orang.

Data juga menunjukkan bahwa mayoritas pemain judi online berasal dari kalangan menengah ke bawah, dengan nilai transaksi berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp100 ribu.

Geser👉
Kasus Perundungan Siswa Difabel SMPN 4 Makassar

Kasus Perundungan Siswa Difabel SMPN 4 Makassar

Polisi terus mendalami kasus perundungan terhadap siswa difabel di SMPN 4 Makassar yang viral di media sosial.

Polisi memeriksa kepala sekolah, wali kelas, dan orang tua para terduga pelaku perundungan.

Unit PPA Polrestabes Makassar berkoordinasi dengan UPTD PPA Kota Makassar untuk memberikan perlindungan kepada korban perundungan.

Meskipun belum dapat melakukan pendampingan psikologi, pihak terkait fokus menangani kasus perundungan tersebut dari sekolah.

Geser👉