Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tepis tudingan politis, Ketua Presidium 212 sebut reuni niatnya keagamaan

Tepis tudingan politis, Ketua Presidium 212 sebut reuni niatnya keagamaan Reuni Aksi 212. ©2017 merdeka.com/iqbal s nugroho

Merdeka.com - Reuni 212 telah digelar dengan dihadiri tokoh politik nasional seperti Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan politisi PAN Amien Rais. Agenda ini pun dituding banyak pihak bermuatan politik.

Menanggapi ini, Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Ma'arif menyebut acara reuni itu dalam rangka ibadah keagamaan. Kehadiran tokoh politik tidak serta merta dianggap agenda ini bermuatan politis. Sebab, kata dia, sesungguhnya banyak tokoh nasional dan pejabat negara yang diundang. Hanya saja tidak datang.

"Silahkan orang menilai. Tapi kami kan niatnya kan keagamaan. Sebenarnya semua tokoh kita undang. Semua pimpinan DPR kita undang. Lima pimpinan dewan kita undang. Bahkan presiden, kapolri, dan panglima kita undang," ujar dia ketika ditemui di Monumen Nasional, Sabtu (2/12).

Dia menyayangkan ada pihak yang menuding aksi itu bertujuan politis. "Jadi kalau ada tudingan politis itu, pasti tudingan orang yang tidak ingin islam bersatu," imbuhnya.

Dia bersyukur acara reuni aksi 212 berakhir baik dan damai. Dia berharap, dengan adanya reuni ini umat Islam makin bersatu.

"Mudah-mudahan dari acara ini yang terpenting umat semakin bersatu. Bisa menyatukan umat. Sehingga kebangkitan umat indonesia semakin kuat," ucapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP