Tenggat Waktu Kasus Novel Sampai Desember, WP KPK bilang 'Jangan Sampai Lupa'

Sabtu, 2 November 2019 17:32 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Tenggat Waktu Kasus Novel Sampai Desember, WP KPK bilang 'Jangan Sampai Lupa' Novel Baswedan dan Miryam S Haryani Bersaksi di Sidang Markus Nari. ©2019 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo alias Jokowi memberi tambahan waktu pada Polri untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Jokowi meminta awal bulan Desember mendatang, kasus itu harus selesai.

Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo, terus berharap dukungan publik terhadap pengungkapan kasus Novel tak pernah surut dan terus menagih pada pemerintah agar bisa diungkap.

"Yang penting bagi kami sekarang merawat ingatan, jangan sampai lupa terhadap kasus penyerangan penyidik KPK," kata Yudi ketika dihubungi merdeka.com, Sabtu (2/11).

KPK, katanya, tetap menunggu hasil kerja kepolisian membuat kasus ini menjadi terang benderang. Dia pribadi yakin Presiden Jokowi dan Kapolri baru Jenderal Idham Azis benar-benar serius menyikapi kasus tersebut sehingga pelaku penyiraman air keras Novel ditangkap.

"Ya tetap tunggu. Ya kita lihat Desember nanti. Beliau punya ahli-ahli di bidang kepolisian, tentu satu bulan ini beliau pikirkan masak-masak sebelum pertimbangan penuh sebelum diberikan awal Desember pelakunya akan terungkap," ungkap Yudi.

Sebagai informasi, bukan baru kali ini Jokowi memberikan tenggat waktu penyelesaian kasus Novel. Sebelumnya, Jokowi memberikan waktu tiga bulan kepada Polri untuk mengungkap kasus tersebut sejak Polri membentuk tim khusus pada Juli 2019 lalu.

Namun hingga masa kerja tim khusus selesai 31 Oktober kemarin, belum ada titik terang kasus Novel. Meskipun kepolisian mengklaim sudah ada perkembangan signifikan dalam kasus Novel.

Novel Baswedan disiram dengan air keras oleh dua orang pria yang tak dikenal pada Selasa (11/4/2017). Saat itu, Novel baru saja pulang salat subuh dari Masjid Jami Al Ihsan, Kelurahan Pegangsaan Dua, kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba dua orang bermotor datang dan menyiramkan air keras ke wajah Novel. Tak ada seorang pun yang melihat kejadian itu. Novel juga tak bisa melihat jelas pelakunya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini