Tanah Longsor dan Banjir Akibatkan Jalur Lintas Sumba Terputus

Selasa, 28 Desember 2021 10:01 Reporter : Ananias Petrus
Tanah Longsor dan Banjir Akibatkan Jalur Lintas Sumba Terputus Tanah Longsor Disertai Banjir Kiriman di Sumba. ©2021 Merdeka.com/Yuven Nitano

Merdeka.com - Bencana alam berupa tanah longsor, pohon tumbang dan banjir kiriman terjadi di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, Senin (27/12) kemarin. Kondisi ini menyebabkan jalur Lintas Waingapu, ibu kota Kabupaten Sumba Timur dan Waikabubak ibu kota Kabupaten Sumba Barat terputus.

Bencana alam ini terjadi sekitar pukul 16.00 Wita, di sekitar Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah. Selain terjadi tanah longsor, pohon tumbang dan banjir kiriman yang menyebabkan jalur Lintas Waingapu - Waikabubak terputus, juga beberapa rumah milik warga terendam banjir.

Pohon tumbang dan tanah longsor terjadi di kawasan hutan lindung Tanadaru, Desa Mbilur Pangadu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah.

Sedangkan lokasi terjadinya banjir kiriman bertempat di dua lokasi yakni, lokasi jembatan Lendiwacu, jalur lintas Waingapu - Waikabubak, Desa Praikaroku Jangga, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah.

Lokasi berikutnya di jembatan Langgaliru, jalur lintas Waingapu-Waikabubak, Desa Padiratana, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah.

Sejumlah rumah warga terendam banjir dan terdampak banjir yakni milik Markus Nono Buka (58), I Gusti Nyoman Sudarman (57), Selef E Katu (62), Simon Jono (37) dan Farida Doko (45), di Lendiwacu, Desa Praikaroku Jangga, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah.

Pasca-kejadian ini, material tanah longsor dan pohon yang menutupi jalan raya lintas Waingapu-Waikabubak telah dilakukan pembersihan oleh staf PT Mitra Waikabubak dibantu oleh Personil Gabungan Polres Sumba Barat dan Polsek Umbu Ratu Nggay.

Warga yang terdampak banjir maupun yang tidak terdampak namun yang berada di sepanjang jalur kali Lendiwacu dan Langgaliru, telah diimbau oleh personil Polsek Umbu Ratu Nggay agar mengungsi ke lokasi yang lebih aman, guna mangantisipasi banjir kiriman susulan.

Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto langsung ke lokasi kejadian meninjau lokasi yang terdampak banjir dan tanah longsor. [ray]

Baca juga:
Masih Ada Titik Rawan Longsor, Tol Cisumdawu Batal Dibuka Akhir Tahun ini
Ada Potensi Pergerakan Tanah, PVMBG Minta Warga Jabar Waspadai Puncak Musim Hujan
Banjir di Palembang dan Tanah Longsor di Lahat, BPBD Pastikan Tidak ada Korban Jiwa
Diterjang Longsor, Jalur Garut-Tasik via Cilawu Tidak Bisa Dilewati

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini