Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak kunjung diperbaiki, jalan rusak di Kota Serang ditanami pohon pisang

Tak kunjung diperbaiki, jalan rusak di Kota Serang ditanami pohon pisang Jalan rusak di Kota Serang tak kunjung diperbaiki. ©2018 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Warga menanam pohon pisang dan boneka kayu di jalan rusak, Jalan Turus-Mayabon di Kampung Lipatik, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Aksi itu sebagai protes terhadap pemerintah Kota Serang, yang tak kunjung menangani perbaikan jalan.

Jalan rusak berlubang dan digenangi air yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah Kota Serang, membuat warga kesal. Warga menanam pohon pisang dan memasang boneka kayu, di bagian dada boneka terdapat karton bertuliskan 'Pemkot Sibuk Pilkada'.

Di lubang jalan lainnya, terdapat pohon pisang juga yang digantungi kertas karton bertuliskan 'Pemkot Mikirin Pilkada, Jalan Rusak Kaya Empang'.

jalan rusak di kota serang tak kunjung diperbaiki

Salah satu warga Kampung Lipatik, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Walantaka, Kota Serang Wawan (41) mengatakan, aksi menanam pohon merupakan bentuk protes terhadap Pemkot Serang yang sibuk mengurusi Pilkada dan mengabaikan kondisi di masyarakat.

"Sudah dari tahun kemarin rusak, yaudah kemarin ditanam pohon sama warga yang lain, kemarin mah ada mancing-mancing segala. Masa jalan kampung juga bagus ini jalan Pemkot kayak gini," ujarnya, Rabu (21/2).

Wawan mengungkapkan setiap hari pagi dan sore minibus, truk hingga mobil berplat merah melewati jalan ini menuju Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten. "Iya kan ini jalan ke kantor Gubernur lewat sini," katanya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP