Survei Indikator: Mayoritas Masyarakat Tidak Setuju Vaksin Anak dan Booster

Minggu, 9 Januari 2022 14:06 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Survei Indikator: Mayoritas Masyarakat Tidak Setuju Vaksin Anak dan Booster Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di Pospol Polsek Pamulang. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Indikator Politik Indonesia mencatat masih ada masyarakat yang tidak setuju dengan rencana pemerintah yang memberikan vaksin ke-2 atau booster kepada masyarakat. Tercatat terdapat 54,8% masyarakat yang tidak setuju dan 41,7% yang setuju dengan adanya vaksin booster.

"Vaksin ke-3, 54,8% tidak setuju dan 41,7% setuju. bahkan masyarakat lebih banyak yang tidak setuju, dibandingkan setuju," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam saluran YouTube Indikator Politik, Minggu (9/1).

Tidak hanya itu, terdapat 63,2% masyarakat yang tidak setuju dengan adanya vaksin untuk anak-anak. Sementara terdapat 34,2% setuju dengan program yang sedang digencarkan pemerintah tersebut.

"Vaksin anak, banyak yang tidak setuju 63,2%, setuju 34,2%" bebernya.

Baca juga:
Honor Petugas Vaksinasi Covid-19 di Bangkalan Dipotong, Mereka Keluhkan Ini
Berdalih Dibagi Rata, Honor Vaksinator di Bangkalan Dipotong Sepihak Pejabat Pemkab
Binda Sulut Genjot Vaksinasi Sasar Anak 6-11 Tahun dan Lansia Jelang Presidensi G20

Dia menjelaskan isu tersebut harus menjadi perhatian pemerintah. Sehingga harus diatasi di luar dari ketersediaan vaksin dan vaksinator.

"Kalau masyarakat sendiri tidak ingin repot. Dan ini isu terkait dengan beberapa vaksin yang tidak terdistribusi dan potensial ekspired,karena makin lama makin sulit warga yang sudah divaksin, sementara masyarakat juga banyak yang menolak," bebernya.

Indikator Politik Indonesia melakukan survei tatap muka pada 6-11 Desember 2021. Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden mencapai 1.220 orang. Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca juga:
Honor Petugas Vaksinasi Covid-19 di Bangkalan Dipotong, Mereka Keluhkan Ini
Berdalih Dibagi Rata, Honor Vaksinator di Bangkalan Dipotong Sepihak Pejabat Pemkab
Binda Sulut Genjot Vaksinasi Sasar Anak 6-11 Tahun dan Lansia Jelang Presidensi G20

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini