Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sukses e-Tilang, jumlah pelanggar lalu lintas di Surabaya turun 300%

Sukses e-Tilang, jumlah pelanggar lalu lintas di Surabaya turun 300% Razia dengan E-Tilang. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Sejak diterapkannya e-Tilang di Surabaya, Jawa Timur per Agustus 2017 lalu, jumlah pelanggaran lalu lintas di Kota Pahlawan mengalami penurunan hingga 300 persen. Meski begitu, penerapan smart Closed Circuit Television (CCTV) dalam program e-Tilang, masih perlu pembenahan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Ruben Rico mengatakan, ke depan, pengaktifan sistem pendukung e-Tilang lainnya, akan diberlakukan.

Beberapa sistem itu antara lain; e-Tilang berkendara tanpa helm, bermain handphone di dalam mobil saat di traffic light, dan tanpa mengenakan sabuk pengaman.

"Termasuk akses kawasan jalan dengan pemantauan kecepatan laju kendaraan juga akan segera diterapkan," terang Ruben, Rabu (4/10).

Sistem e-Tilang tambahan ini, lanjutnya, menganut smart CCTV yang sudah diterapkan di Surabaya. Sehingga, katanya, proses penilangan akan ditangani oleh Satlantas Polrestabes dan Kejari Surabaya.

Ruben juga mengakui, sukses penerapan e-Tilang di Kota Pahlawan, ini berdampak pada menurunnya angka pelanggaran lalu lintas.

Berdasarkan data Dishub, jumlah pelanggaran lalu lintas di Kota Surabaya, perharinya tercatat ada sekitar 450 pelanggaran.

Namun, sejak e-Tilang diterapkan, jumlahnya menurun menjadi 140 pelanggaran per harinya. "Penurunannya mencapai 300 persen. Itu dilihat dari track jumlahnya perhari," tandas Ruben. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP