Sosok Emanuel Korban Penembakan Papua, Pekerja Sosial dan Humoris

Jumat, 7 Desember 2018 19:25 Reporter : Ananias Petrus
Sosok Emanuel Korban Penembakan Papua, Pekerja Sosial dan Humoris emanuel korban penembakan pemberontak papua. ©2018 Merdeka.com/ananias petrus

Merdeka.com - Emanuel Beli Naikteas Bano, salah satu korban penembakan oleh kelompok separatis di Kabupaten Nduga, Papua dikenal sebagai sosok pemberani dan baik hati.

Engel Kase, salah satu teman Eman ketika sama-sama menimba ilmu di Kota Yogyakarta waktu itu, menceritakan bahwa Emanuel atau akrab disapa Eman itu, dikenal sebagai sosok humoris namun sangat baik dan perhatian.

"Beta (saya) kenal ka Eman, dulu kuliah kami sering ketemu, anaknya baik dan low profile," katanya melalui telepon ketika mendengar kabar Emanuel sebagai salah satu korban, Jumat (7/12).

Menurut Engel, sejak kuliah Emanuel sudah dikenal banyak orang di Yogyakarta, karena sering berkecimpung dalam pekerjaan sosial maupun membela masyarakat kecil, yang tertindas.

"Memang orangnya terkenal, untuk hal kerja sosial dia selalu di depan dari zaman masih kuliah. Beta masih ingat waktu pertama kali ketemu, orangnya memang lucu tapi kalau untuk masalah koneksi, beta paling akui. Kalau untuk kerja sosial, dia paling depan dan kalau untuk bela orang kecil, dia selalu paling depan," akui Engel.

Engel menambahkan, dirinya tidak heran jika PT Istaka Karya memakai jasa Eman, karena walau tidak diketahui banyak orang, namun karya dan pemikirannya sangat bermanfaat.

"Jadi beta tidak heran kalau dia punya karya di tanah Papua, Almarhum anak Atmajaya, tapi beta lupa jurusan apa. Semoga Kak Eman tenang dan berbahagia di surga," ucap Engel berduka.

Emanuel menjadi satu dari 19 korban pekerja proyek jembatan di Gunung Kabo, Distrik Yall, Nduga, Papua. Saat ini jenazah para korban dalam proses pemulangan dari Timika menuju Makassar, kemudian diterbangkan ke kampung halaman masing-masing. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini