Situasi di Penajam Paser Utara Kembali Normal, Pengungsi Berangsur Pulang ke Rumah

Kamis, 17 Oktober 2019 20:36 Reporter : Saud Rosadi
Situasi di Penajam Paser Utara Kembali Normal, Pengungsi Berangsur Pulang ke Rumah Aksi Massa di Pelabuhan Penajam Paser Utara. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Aktivitas warga Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, hari ini kembali pulih. Prajurit TNI dan Polri, terlihat rutin berpatroli. Bahkan, warga yang sempat mengungsi, berangsur kembali ke rumah masing-masing.

"Alhamdulillah, aktivitas kembali normal. Toko-toko sudah buka kembali," kata Mansyur, warga Nenang, PPU, saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (17/10) malam.

Mansyur menerangkan, situasi serupa, juga tergambar pada aktivitas pelabuhan feri dan kapal motor, di Penajam, setelah sempat lumpuh disaat aksi demo massa, Rabu (16/10) kemarin.

"Kapal feri, kapal klotok (perahu motor) sudah beroperasi semua untuk penyeberangan ke Balikpapan, maupun ke Penajam. Karena di situ pusat aksi massa kemarin," ujar Mansyur.

"Sepanjang hari ini juga, Bapak TNI dan Polri, juga terlihat rutin patroli di jalan-jalan, memberikan rasa aman kepada warga. Imbauan dari RT dan di masjid, juga meminta agar warga dipersilakan aktivitas normal kembali, dan jangan terpancing isu-isu provokasi," tambah Mansyur.

Menurut Mansyur, kantor gedung PKK, memang jadi pusat pengungsian warga sementara, di tengah aksi massa kemarin. "Jadi hari ini, ada warga yang bertahan di pengungsian karena masih was-was, ada juga yang sudah pulang. Termasuk tetangga saya," sebut Mansyur.

"Kalau warga yang rumahnya terbakar, juga ada yang mengungsi tempat keluarga mereka sementara waktu. Karena memang rumahnya terbakar. Tapi memang hari ini, semua sudah kembali normal," demikian Mansyur.

Diketahui, situasi sekitar kawasan pelabuhan penyeberangan di Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, sempat mencekam, Rabu (16/10) siang. Massa yang berbekal senjata tajam, melakukan aksi pembakaran rumah.

Aksi itu, diduga dipicu kasus pengeroyokan 2 pemuda, dan menewaskan salah satunya. Dari kasus penganiayaan itu, polisi menetapkan 4 tersangka. Sementara, imbas dari aksi massa itu, telah menghanguskan 158 bangunan, yang sebagian besar bangunan rumah tinggal. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Bentrokan Warga
  2. Penajam Paser Utara
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini