Siswi SD Dihukum 'Push Up' karena SPP, Wakil Wali Kota Depok Janji Bantu

Selasa, 29 Januari 2019 00:08 Reporter : Nur Fauziah
Siswi SD Dihukum 'Push Up' karena SPP, Wakil Wali Kota Depok Janji Bantu Ilustrasi Anak Sekolah. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Peristiwa yang menimpa GNS (10) membuat Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna prihatin. Sebab, siswi yang duduk di bangku kelas IV sekolah dasar di Depok itu harus mendapat hukuman yang tidak dianjurkan oleh sistem pendidikan.

Diketahui GNS dihukum dengan cara push up sebanyak 100 kali. Dia bersekolah di salah satu sekolah dasar di kawasan Bojong Gede Bogor. Dia dihukum lantaran menunggak uang SPP.

"Jujur kita sangat prihatin, kita mau cari tahu sekolahnya dimana. Ini anak usia wajib sekolah, SD ya, kok bisa sampai begitu," katanya, Senin (28/1).

Dirinya berencana mendatangi rumah GNS esok hari. Dia ingin memberikan perhatian pada GNS.

"Kita tidak akan tinggal diam. Kita mau tahu sekolahnya dimana. Masuk wilayah kita atau wilayah lain. Insya Allah besok saya akan coba cari sekolahnya," katanya.

Pihaknya berupaya untuk membantu GNS untuk bisa tetap bersekolah. Dia mengusulkan agar mencari sekolah yang terdekat. GNS adalah warga Kampung Sidamukti, RT 5 RW 10, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok.

"Kalau informasinya jauh dari tempat tinggal kita upayakan di Depok saja," kata dia.

Perihal uang SPP yang yang belum dibayarkan, dia berjanji bakal melunasinya. "Tunggakan SPP ini apakah karena pra sejahtera atau karena lain, sambil saya telusuri kita ambil langkah-langkah kongkrit. Pasti akan kami ambil langkah termasuk pendamping psikolog kita akan lakukan investigasi. Insya Allah besok kita ke rumahnya," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini