Ketika#ShameOnYouSBY & #ShameOnYou Jokowi sama-sama mendunia

Jumat, 16 Januari 2015 06:30 Reporter : Al Amin
Ketika#ShameOnYouSBY & #ShameOnYou Jokowi sama-sama mendunia Shame On You Jokowi. ©twitter.com

Merdeka.com - Calon Kapolri tunggal yang diajukan Presiden Joko Widodo kepada Komisi III DPR RI ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus rekening gendut oleh KPK. KPK telah memiliki 2 alat bukti sehingga cukup untuk dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (13/1), nama Komjen Budi Gunawan menjadi pembicaraan di dunia maya. Bahkan kata yang berhubungan dengan mantan Kapolda Bali ini sempat menjadi trending topic di Twitter.

Tidak hanya nama Budi Gunawan yang menjadi topik hangat di dunia maya. Presiden Jokowi yang mengusulkan Budi Gunawan sebagai Kapolri juga ikut terseret menjadi bahasan di media sosial.

Dari pantauan merdeka.com, sekitar pukul 16.10 WIB, hastag #ShameOnYouJokowi menjadi trending topic tingkat dunia. #ShameOnYouJokowi berada di urutan ketujuh.

#ShameOnYouJokowi tidak pertama kali menjadi trending topic dunia. Sebelumnya, saat Jokowi menaikkan harga BBM, hastag ini sempat menduduki TTWW.

Kekecewaan terhadap kinerja presiden yang dilampiaskan dalam bentuk hastag bukan yang pertama kali dialami Jokowi. Pendahulunya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga mengalami hal serupa.

Saat DPR akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Pilkada menjadi undang-undang dalam rapat Paripurna, SBY menjadi sasaran utama. Pasalnya, Partai Demokrat yang menjadi kendaraan politiknya yang memilih walk out saat voting, padahal awalnya mereka menegaskan memilih pilkada langsung dengan 10 syarat.

Berikut perbandingan #ShameOnYouSBY & #ShameOnYouJokowi sama-sama jadi trending topic.

1 dari 4 halaman

#ShameOnYouSBY bentuk kekecewaan netizen kepada Partai Demokrat

Rapat Paripurna DPR bahas RUU Pilkada. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

DPR akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Pilkada menjadi undang-undang dalam rapat Paripurna dini hari tadi. Sebanyak 226 anggota DPR memilih pelaksanaan pilkada melalui DPRD, sementara 135 anggota DPR memilih pilkada langsung.

Fraksi PDIP, PKB dan Hanura kecewa atas kembalinya pilkada melalui DPRD. Mereka juga menyesalkan sikap Fraksi Partai Demokrat yang memilih walk out saat voting, padahal awalnya mereka menegaskan memilih pilkada langsung dengan 10 syarat.

Pengesahan RUU Pilkada mengecewakan berbagai pihak, di antaranya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hal tersebut diungkapkan SBY di Washington dalam keterangan pers.

"Saya kecewa dengan hasil proses politik yang ada di DPR RI, meskipun saya menghormati proses itu sebagai seorang demokrat, tapi sekali lagi saya kecewa dengan proses dan hasil yang ada," kata SBY seperti dikutip Antara, Jumat (26/9).

Kekecewaan SBY ternyata tidak membuat simpatik para netizen. Mereka menganggap sikap walk out Partai Demokrat dan dukungan SBY terhadap pilkada langsung merupakan sandiwara.

"Drama Terhebat dan Terpalsu #RIPDemokrasi #ShameOnYouSBY" tulis akun @Memet_Metz, Jumat (26/9).

"Terima kasih Tuhan, saya tidak punya hubungan apa pun dengan perampok suara rakyat seperti mereka. #ShameOnYouSBY" tulis akun Twitter @Arie_Kriting.

"Sandiwara politik murahan sby mirip-mirip dengan saat kasus bank century, sok sibuk kerja dan keluar negeri #ShameOnYouSBY #ShameOnYouSBY" cuit @mlyd_at.

2 dari 4 halaman

Hastag #ShameOnYouSBY tembus lebih dari 250 ribu kicauan

Rapat Paripurna DPR bahas RUU Pilkada. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Hastag #ShameOnYouSBY menembus angka lebih dari 250 ribu cuitan sejak Jumat kemarin. #ShameOnYouSBY merupakan respon netizen terhadap hasil sidang Paripurna DPR RI yang mengesahkan UU Pilkada, yang isinya memberi mandat kepada DPRD untuk memilih kepala daerah.

"Pada Sabtu sekitar pukul 17.28 wib jumlah tweets nitizen sudah mencapai 253,079," kata pengamat sosial media Vcomm, Arif Hidayat dalam keterangan pers yang diterima merdeka.com, Sabtu (27/9).

Selain #ShameOnYouSBY, hastag lain yang menunjukan kekecewaan terhadap RUU yang diusung partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih itu antara lain #Dari_DPRD_Oleh_DPRD_Dan_Untuk_DPRD, #RIPDemokrasi, DPRD, Indonesia, UU Pilkada, Rakyat. Semua hastag tersebut sempat bertengger dalam trending topic worldwide.

"Yang bertahan dan bertengger di bagian atas tetap hastag #ShameOnYouSBY," terang Arif.

Dari penelusuran Vcomm, hastag #ShameOnYouSBY pertama kali dicuitkan pada Jumat (26/9) pukul 02.44 WIB oleh akun Gloria Fransisca @titagloria dengan kicauan, "Gila ya, mau turun bikin sensasi, mau jabat bikin sensasi, SBY itu haus popularitas banget deh, geli #ShameOnYouSBY".

3 dari 4 halaman

Jokowi naikkan BBM, #ShameOnYouJokowi jadi trending topic

Komjen Budi Gunawan. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia ditanggapi beragam oleh berbagai pihak. Khususnya menurut kebanyakan masyarakat umum, kenaikan ini merupakan simbol tidak pro kepada rakyat.

Per tanggal 18 November 2014 pukul 00:00 WIB, pemerintah menaikkan harga BBM. Tentunya, kenaikan ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat umum dan juga kekecewaan mereka tersebut banyak dilampiaskan di jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Di Twitter saja, di hari ini (18/11), ada 6 hal yang menjadi trending topik nasional atau Indonesia Trends, yaitu #SalamGigitJari, BBM Naik, Tips Biar Hemat BBM, #kepanjanganBbm, SPBU dan Rp 8.500.

Untuk hashtag #ShameOnYouJokowi dan #Salam2Ribu, beberapa kali muncul dan tenggelam. Di Worldwide Trends, hanya ada hashtag #SalamGigitJari yang tembus dunia.

4 dari 4 halaman

Budi Gunawan jadi TSK, #ShameOnYouJokowi trending topic dunia

Shame On You Jokowi. ©twitter.com

Pilihan Jokowi mengajukan Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri mendapat kritikan karena dianggap salah memilih orang. Pasalnya, saat nama Budi Gunawan dikabarkan diposisikan sebagai menteri, KPK sudah mengingatkan jika dia memiliki 'rapor merah' terkait rekeningnya.

Di media sosial,khususnya Twitter, hastag #ShameOnYouJokowi mulai ramai digunakan sejak Kamis (15/1) pagi. Netizen mendesak Jokowi membatalkan pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri.

"Pak @jokowi_do2, saya salah satu pendukung Anda. Kalo Bapak tetap melantik BG, saya akan nyatakan: #ShameOnYouJokowi," tulis akun @sahaL_AS, Kamis (15/1)

"#ShameOnYouJokowi Semua juga tau kl BG bermasalah.e...malah di calonkan. Mana revolusimental mu? @jokowi_do2," cuit @azkaswords.

"Oh, sudah ada hesteg #ShameOnYouJokowi gara2 si Budi Gunawan? Oke, saya ikut :)" tulis @budisujatmiko.

"Sebagai Pendukung Bapak saya Kecewa dengan Bpk yang lebih memilih BG dan DPR dibanding KPK dan Janji Bpk. @jokowi_do2 #ShameOnYouJokowi," tulis @Dodolphi.

"Relawan melawan! Kami dukung KPK! Batalkan pelantikan BG sbg Kapolri! #ShameOnYouJOKOWI," cuit @rcktryd.

Sebelumnya, hastag #ShameOnYouJokowi sempat menjadi trending topic di Twitter saat Jokowi menaikkan harga BBM pada November 2014. Selain #ShameOnYouJokowi, saat itu sejumlah hastag yang menjadi trending di antaranya #Salam2Ribu, #KarenaBBM, #SPBU, #Rp8.500 [tts]

Baca juga:
Galaunya Jokowi pilih kapolri setelah Komjen Budi tersangka
Barisan relawan dulu setia kini tinggalkan Jokowi
Jokowi dan Megawati bahas calon Kapolri Komjen Budi jadi tersangka
PDIP isyaratkan Jokowi segera lantik Komjen Budi jadi Kapolri
PDIP tuding KPK mau bikin malu Jokowi soal Budi Gunawan
Pengakuan blak-blakan Jokowi soal harga BBM naik turun
Politikus NasDem desak Jokowi turunkan BBM Rp 5.500 per liter

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini