Better experience in portrait mode.
Sekjen Liga Muslim Dunia Kirim Surat ke Prabowo Ucapkan Selamat, Begini Detilnya

Liga Muslim Dunia Kirim Surat Selamat ke Prabowo

Sekjen Liga Muslim Dunia, Syekh Mohammad bin Abdulkarim Al-Issa, mengirim surat selamat kepada Prabowo Subianto atas kemenangannya dalam Pilpres 2024.

Liga Muslim Dunia merupakan organisasi non-pemerintah yang berbasis di Mekkah dan memiliki 60 anggota dari 22 negara muslim.

Pasangan Prabowo-Gibran meraih suara terbanyak di pemilihan Presiden 2024 dengan 96.214.691 suara sah nasional atau 58,6%.

Liga Muslim Dunia berharap agar Prabowo sukses memimpin Indonesia dan negara ini bisa lebih makmur di bawah pemerintahannya. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Mahfud Bilang Hukum Sering Dimainkan, Gerindra: Omong Kosong, Sudah Game Over Jangan Banyak Komentar

Mahfud Bilang Hukum Sering Dimainkan

Mantan cawapres Mahfud Md mengomentari kasus Vina Cirebon yang menjadi perhatian publik, menyebut bukti hukum di Indonesia sering bisa dimain-mainkan.

Mahfud menilai ada keganjalan dalam kasus Vina Cirebon, dengan jumlah buron yang awalnya diumumkan 3 orang, namun tiba-tiba menjadi hanya 1 orang. Ia menilai hal ini adalah permainan yang jahat.

Waketum Partai Gerindra, Habiburokhman, menanggapi Mahfud dengan mengatakan bahwa Mahfud sudah kalah dan tidak perlu banyak berkomentar lagi. Ia juga menyebut tidak perlu dibentuk tim pencari fakta baru dalam kasus Vina Cirebon.

Habiburokhman meminta persoalan hukum ditanggapi dengan mengikuti prosedur yang benar. Ia juga mengajak pembaca untuk menemukan ringkasan menarik lain dengan topik berbeda.

Geser👉
VIDEO: Gus Yahya soal Kelola Tambang

Gus Yahya: PBNU Bukan Goblok, Mampu Kelola Tambang

Gus Yahya dari PBNU menyatakan bahwa PBNU bukanlah goblok dan mampu mengelola tambang dengan baik.

Pernyataan Gus Yahya ini disampaikan pada acara 'Halaqoh Ulama: Sikapi Fatwa MUI Terkait Ijtima Ulama Soal Salam Lintas Agama'.

Gus Yahya mengatakan hal ini sebagai respons terhadap izin pengelolaan tambang untuk organisasi masyarakat (ormas) keagamaan.

PBNU memiliki kemampuan untuk mengelola tambang dengan baik, menunjukkan bahwa ormas agama juga bisa sukses dalam pengelolaan tambang.

Geser👉
Lima Tahanan Kabur Jebol Tembok Gunakan Cuka dan Obeng

Tahanan Kabur Jebol Tembok dengan Cuka dan Obeng

Lima tahanan kasus narkoba berhasil kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) dengan membobol tembok menggunakan cuka dan obeng.

Kepolisian Resor Barru berhasil menangkap lima tahanan tersebut di beberapa tempat berbeda di Sulsel dan Sultra.

Penangkapan dimulai dari Muh Al Qadri yang bersembunyi di Makassar, kemudian berhasil menangkap tahanan lainnya seperti Hasrullah, Herdi, Munir, dan Rais.

Tahanan kabur ini menggunakan obeng dan cuka untuk melubangi tembok, serta berpencar ke beberapa daerah seperti Makassar, Parepare, Gowa, dan Bombana.

Geser👉
Bejat Aksi Montir di Palembang, Sodomi 5 Bocah Laki-Laki Sejak 2017 Pakai Beragam Modus

Montir Bejat Sodomi 5 Bocah Laki-Laki

Seorang montir di Palembang diduga melakukan sodomi terhadap lima bocah laki-laki dengan beragam modus.

Korban-korban tersebut masih duduk di bangku SD dan SMP. Pelaku menggunakan video porno, mengancam, dan memberi uang agar korban merahasiakan perbuatannya.

Perbuatan cabul pelaku terungkap setelah video perbuatan sodomi beredar. Kasus ini telah dilimpahkan ke penyidik Polda Sumsel dan tersangka diancam pidana selama 15 tahun.

Kasus ini mengungkapkan trauma yang dialami korban dan pentingnya perlindungan anak. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Detik-Detik Penangkapan AP, Terduga Pelaku Pemerasan Rp300 Juta Terhadap Ria Ricis

Detik-Detik Penangkapan AP

Detik-Detik Penangkapan AP, Terduga Pelaku Pemerasan Rp300 Juta Terhadap Ria Ricis.

Terungkap bahwa AP merupakan terduga pelaku pemerasan terhadap selebgram Ria Ricis. Penangkapan dilakukan di kediamannya di Jakarta Timur.

Polisi menyita tiga akun media sosial dan tiga akun email milik AP sebagai barang bukti. AP mengancam Ria Ricis untuk memberikan uang sebesar Rp300 juta.

Kesimpulan: AP telah ditangkap dan ditahan oleh polisi atas kasus pemerasan terhadap Ria Ricis. Polisi juga menyita akun media sosial dan email milik AP sebagai barang bukti. Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
VIDEO: Bambang Pacul Cerita 'Raksasa' DPR Tumbang di 2024, Trimedya PDIP Sampai Nangis

Raksasa DPR Tumbang di 2024

Bambang Pacul cerita 'raksasa' DPR yang tumbang di pileg 2024, membuat Trimedya PDIP sampai nangis.

Bambang Pacul menyebut Trimedya Panjaitan dan Lodewijk Freidrich Paulus sebagai jagoan Komisi III yang tumbang.

Trimedya merupakan politisi PDIP langganan lolos ke Senayan sejak Pileg 2004, sedangkan Lodewijk adalah pensiunan jenderal TNI yang bergabung dengan Partai Golkar.

Tumbangnya Trimedya dan Lodewijk disebabkan oleh kegiatan tansaksional selama pileg, Bambang Pacul meminta KPK dan PPATK mencarikan solusi.

Geser👉
Per Hari Ini, Korban Tewas Akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali Capai 5 Orang

Korban Tewas Akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali Bertambah

Korban tewas akibat kebakaran gudang elpiji di Bali bertambah menjadi lima orang.

Dua korban meninggal dunia hari ini, Petrus Jewarut dan Robiaprianus Amput, mengalami luka bakar 80 persen dan 87 persen.

Sebelumnya, sudah ada tiga korban meninggal dunia akibat kebakaran gudang elpiji di Bali.

Total ada 16 orang yang dirawat di Rumah Sakit Prof Ngoerah akibat kejadian luar biasa tersebut.

Geser👉
Politisi Senior Partai Gerindra Permadi Meninggal Dunia

Permadi Meninggal Dunia di Kediamannya di Jakarta Selatan

Politisi senior Partai Gerindra Permadi meninggal dunia di kediamannya di Jakarta Selatan.

Permadi dalam perawatan khusus sebelum meninggal dunia dan menjadi teladan Partai Gerindra dalam memperjuangkan rakyat tertindas.

Beliau masih aktif menghadiri rapat-rapat Dewan Pembina Partai Gerindra hingga beberapa bulan lalu.

Semoga almarhum khusnul khatimah dan keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan.

Geser👉
Polri Ajukan Anggaran Rp160 Triliun

Polri Ajukan Anggaran Rp160 Triliun

Polri mengajukan anggaran sebesar Rp160 triliun untuk tahun 2025.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen. Pol. Agus Andrianto, membacakan usulan kebutuhan anggaran Polri dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI.

Anggaran tersebut meningkat dari usulan tahun 2024 dan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Polri.

Polri berharap dapat mendapatkan persetujuan dari DPR untuk memenuhi kebutuhan anggaran yang diajukan.

Geser👉
VIDEO: Pidato Menggetarkan Prabowo di KTT Gaza Tegaskan Sikap Indonesia Bela Palestina

Prabowo Menggetarkan Dunia dengan Pidato Gaza

Menhan Prabowo Subianto mewakili Presiden Joko Widodo dalam konferensi tingkat tinggi di Amman, Yordania.

Prabowo menyampaikan rasa terima kasih kepada Yordania, Mesir, dan PBB atas pertemuan ini.

Menhan Prabowo menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina sebagai solusi nyata untuk konflik di Gaza.

Prabowo's pidato mendapatkan perhatian dunia dan mengajak pembaca mencari ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
DPR Kaget Anggaran Kecil Komnas HAM

DPR Kaget Anggaran Kecil Komnas HAM

DPR terkejut dengan anggaran kecil yang diminta oleh Komnas HAM untuk membangun dan merenovasi kantor-kantor mereka.

Adies Kadir dari Fraksi Golkar melihat perbandingan anggaran yang diajukan oleh Komnas HAM dengan anggaran pembangunan satu kantor Polsek yang mencapai Rp50 miliar.

Adies menyarankan agar Komnas HAM mengubah nominal anggaran mereka agar lebih masuk akal.

DPR mengajak pembaca untuk menemukan ringkasan menarik lain dengan topik berbeda.

Geser👉
Terbongkar, Ini Cara Mantan Sekuriti Ambil Foto dan Video Pribadi Ria Ricis untuk Alat Memeras

Terbongkar, Cara Mantan Sekuriti Ambil Foto dan Video Pribadi Ria Ricis

Terbongkar, cara mantan sekuriti mengambil foto dan video pribadi Ria Ricis untuk alat memeras.

Seorang pria inisial AP (29) berurusan dengan polisi karena mengancam dan memeras selebgram Ria Ricis. AP menggunakan foto dan video pribadi Ria Ricis yang didapatkan dari rekaman CCTV di sekitar rumahnya.

AP pernah bekerja sebagai sekuriti di rumah Ria Ricis dan mendapatkan foto dan video dari ponsel Ria Ricis yang diberikan saat bertugas. Tidak ada foto atau video vulgar yang diancam untuk disebarkan.

Polisi mengimbau kepada masyarakat agar menghapus data pribadi di ponsel sebelum memberikannya kepada orang lain. AP ditangkap dan dijerat dengan Pasal 27 B ayat (2) jo Pasal 45 dan/atau Pasal 30 ayat (2) jo Pasal 46 dan/atau Pasal 32 ayat (1) jo Pasal 48 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Geser👉