Sejarah Freemason dan lambang mata satu di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2015 10:15 Reporter : Mardani
freemason. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Markobar (Martabak Kotta Barat), kafe milik putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, kini menjadi sorotan. Pasalnya, di kafe tersebut terpampang gambar mata satu dan simbol segitiga.

Simbol mata satu dan segitiga selama ini diidentikan dengan Freemason. Sejak sebelum Indonesia berdiri, Freemason sudah masuk ke Indonesia. Lantas apa sebenarnya Freemason atau Freemasonry itu?

Dikutip dari berbagai sumber, Freemason adalah sebuah organisasi rahasia alias bawah tanah yang memiliki pengikut di seluruh dunia. Organisasi ini berdiri sejak ratusan tahun silam.

Untuk menjadi anggota Freemason tidaklah mudah. Sebab, Freemason adalah organisasi tertutup dan ketat dalam menerima anggota. Tujuan utama Freemason adalah membangun persaudaraan dan pengertian bersama akan kebebasan berpikir.

Anda pasti tahu lagu 'Imagine' yang dinyanyikan John Lennon? Konon katanya, lagu tersebut bercerita soal tujuan dan cita-cita yang ingin dicapai oleh Freemason.

Secara umum tujuan-tujuan pokok Freemason beberapa di antaranya yakni; menghapus semua agama, menghapus sistem keluarga, menjadikan manusia di seluruh dunia dalam sebuah kesatuan. Freemason juga dipercaya bertanggungjawab atas terjadinya tiga revolusi di dunia yakni Revolusi Prancis, Revolusi Amerika, dan Revolusi Industri di Inggris. Tak cuma itu, konon kabarnya Freemason juga ikut bertanggungjawab atas pecahnya Perang Dunia I. Bahkan, kematian Presiden Amerika Serikat, Abraham Lincoln dan John F Kennedy juga dipercaya ada peran dari Freemason. [dan] SELANJUTNYA

Topik berita Terkait:
  1. Anak Jokowi
  2. Jakarta
  3. Freemason
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini