Sapi Dimusnahkan Akibat PMK, Pemerintah Ganti Rugi Rp10 Juta

Kamis, 23 Juni 2022 15:56 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Sapi Dimusnahkan Akibat PMK, Pemerintah Ganti Rugi Rp10 Juta Vaksinasi PMK di pusat sapi perah terbesar di Bogor. ©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pemerintah akan mengganti rugi setiap sapi milik peternak UMKM yang dimusnahkan paksa akibat tertular wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebagai gantinya, pemerintah akan memberi Rp10 juta per ekor kepada peternak.

"Terkait dengan pergantian terutama terhadap hewan yang dimusnahkan ataupun dimatikan paksa, pemerintah akan menyiapkan ganti terutama untuk peternak UMKM itu sebesar Rp10 juta rupiah per sapi," Kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dilihat dari youtube sekretariat presiden, Kamis (23/6).

Airlangga melanjutkan, terkait penanganan wabah PMK, pemerintah akan melarang hewan hidup terutama sapi untuk bergerak di daerah yang terdampak PMK atau disebut daerah merah.

"Daerah merah ini ada di 1.765 dari 4.614 kecamatan atau di 38 persen. seluruhnya detil nanti akan dimasukkan dalam Inmendagri," katanya.

Pemerintah juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan PMK yang akan dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto bersama dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

"Kemudian juga disetujui untuk pengadaan vaksin yang khusus untuk tahun ini, itu sekitar 28 atau 29 juta dosis dan seluruhnya akan dibiayai dengan dana dari KPCPEN," ungkap Airlangga. [rhm]

Baca juga:
Pemerintah Ganti Rugi Rp10 Juta Tiap Hewan Dimusnahkan karena PMK
Cegah Wabah PMK, Peternak di Kuningan Semprot Kaki Sapi dengan Cairan Ini
Vaksin PMK Terbatas, Ridwan Kamil Fokus Suntik Ternak Sehat
Mentan Syahrul Ungkap 180.000 Sapi di Indonesia Terjangkit PMK
Kiprah Mahasiswa IPB Merawat Sapi Perah yang Terinfeksi PMK
Ratusan Sapi di Tangerang Terjangkit PMK, Masyarakat Diimbau Tak Takut Berkurban

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini