Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat puisi Sukmawati soal ibu pertiwi jadi polemik

Saat puisi Sukmawati soal ibu pertiwi jadi polemik sukmawati baca puisi. ©2018 youtube

Merdeka.com - Puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri menjadi polemik. Bait puisi yang dibacakan dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/3) kemarin itu ada menyinggung soal adzan dan cadar.

Sejumlah kalangan turut mengomentari puisi dibacakan Sukmawati Soekarnoputri yang videonya ramai diperbincangkan dan viral di media sosial tersebut. Salah satunya Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Fadli Zon mengatakan, semestinya Sukmawati tak boleh mengucapkan atau membacakan puisi yang menyudutkan Suku, Agama dan Ras (SARA). Menurut dia, ucapan Sukmawati mempunyai potensi untuk memecah bangsa.

"Seharusnya semua yang berbau perbedaan itu tidak boleh lah dijadikan sebagai (sarana) menyudutkan orang lain. Apalagi yang sensitif seperti persoalan agama, suku dan sebagainya. Itu kan sangat sensitif," kata Fadli di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (2/4) kemarin.

Waketum Partai Gerindra ini mencontohkan kasus yang terjadi saat Pilkada DKI Jakarta. Saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok melakukan penistaan agama yang membuat jutaan umat muslim turun ke jalan untuk melakukan aksi.

Diketahui pidato Ahok di Kepulauan Seribu saat itu dinilai sejumlah kalangan muslim menistakan agama. Ahok menyinggung surah Al Maidah dalam pidatonya saat itu.

"Kita sudah lihat akibatnya seperti di dalam kasus Pilkada Jakarta. Itu kan bagaimana reaksi dari umat Islam," ujarnya.

Sukmawati bahkan rencananya bakal dilaporkan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) ke Bareskrim Mabes Polri. Ketua Umum FUIB Rahmat Himran menilai, puisi dibacakan Sukmawati menistakan agama. Sukmawati pun bakal dilaporkan melakukan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 KUHP Undang-undang ITE dan Penistaan Agama Pasal 156a. Laporan itu bakal dilakukan pada Kamis (5/4) besok.

"Terkait puisi dia sampaikan tentang pelecehan umat Islam bahwa konde ibu pertiwi Indonesia itu lebih indah daripada cadar. Kemudian dia katakan bahwasannya suara adzan itu tidak terlalu merdu. Jadi sangat-sangat sekali melecehkan agama Islam," kata Rahmat saat dihubungi merdeka.com, Selasa (3/4).

Berikut isi lengkap puisi 'Ibu Indonesia'yang dibacakan Sukmawati:

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam

Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari cadar dirimu

Gerai tekukan rambutnya suci

Sesuci kain pembungkus ujudmu

Rasa ciptanya sangatlah beraneka

Menyatu dengan kodrat alam sekitar

Jari jemarinya berbau getah hutan

Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia

Saat penglihatanmu semakin asing

Supaya kau dapat mengingat

Kecantikan asli dari bangsamu

Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif

Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam

Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok

Lebih merdu dari alunan adzan mu

Gemulai gerak tarinya adalah ibadah

Semurni irama puja kepada Illahi

Nafas doanya berpadu cipta

Helai demi helai benang tertenun

Lelehan demi lelehan damar mengalun

Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia

Saat pandanganmu semakin pudar

Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu

Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP