Rumah Digerebek Polisi, Bandar Sabu Kabur Berenang di Sungai

Senin, 21 Januari 2019 21:35 Reporter : Saud Rosadi
Rumah Digerebek Polisi, Bandar Sabu Kabur Berenang di Sungai Bandar Sabu di Samarinda Kabur Berenang di Sungai saat Digerebek Polisi. ©2019 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Tim Satreskoba dan Paminal Polresta Samarinda menggerebek rumah bandar narkoba di Jalan Kesejahteraan, Temindung Permai, Samarinda, Senin (21/1). Lima orang pembeli diamankan. Namun sang bandar berhasil kabur dan berenang di sungai.

Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 13.30 Wita. Polisi berpakaian preman bergerak berjalan kaki mengarah ke rumah sang bandar. Ada 5 orang berjalan meninggalkan rumah sasaran, langsung diamankan.

Di sela mengamankan kelima orang itu, polisi bergerak cepat ke arah rumah bandar yang hanya terbuat dari kayu. Petugas dengan cepat membongkar kamera CCTV di depan rumah sasaran.

bandar sabu di samarinda kabur berenang di sungai saat digerebek polisi

Rumah itu dijadikan tempat menjual sabu. Pemilik rumah yang tak lain adalah seorang bandar, membuat lubang untuk dijadikan semacam loket membeli sabu. Antar bandar dan pembeli, tidak saling melihat wajah. Saat digerebek, bandar keburu kabur, melalui kolong rumah dan diduga berenang menyeberangi sungai.

Sambil membawa chainsaw, petugas membongkar rumah itu. Layar monitor dan sabu siap edar berikut uang tunai disita petugas dari dalam rumah.

"Saya baru sekali beli, dan pakai sabu. Tahu tempat ini, dari teman. Beli Rp 100 ribu (per poket), niatnya dijual lagi mau untung Rp 10 ribu," kata salah seorang pembeli yang juga pengangguran, Saiful, kepada petugas di lokasi, Senin (21/1).

bandar sabu di samarinda kabur berenang di sungai saat digerebek polisi

Ketua RT, Nasir mengaku tidak tahu rumah itu jadi jual beli sabu. "Persisnya saya tidak tahu. Tapi, pernah mendengar. Jelas saya kecewa. Pemilik rumah ini tidak tahu persis ya, tapi memang sudah lama ada, dan disewakan," kata Nasir, kepada wartawan.

Penggerebekan dilakukan berdasarkan info warga yang resah akibat aktivitas jual beli sabu di rumah itu. "Sering dijadikan loket jualan sabu, sehingga kami gerebek. Ya, kami amankan beberapa pembeli. Tapi penjualnya, kabur lewat kolong rumah," kata Kasat Reserse Narkoba, Kompol Markus Sanyoto di lokasi.

Lima orang dari lokasi dibawa ke Mapolresta Samarinda. Polisi menyita barang bukti antara lain 19 poket sabu siap edar, uang Rp 2,3 juta, 3 bundel plastik pembungkus sabu hingga sendok penakar. Polisi tengah memburu bandar yang kabur. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kasus Narkoba
  3. Samarinda
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini