Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Roller Coaster Lippo Karawaci 2 kali mati, penumpang histeris

Roller Coaster Lippo Karawaci 2 kali mati, penumpang histeris Euthanasia Roller Coaster. Io9.com

Merdeka.com - Listrik di Mal Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, mati akibatnya roller coaster pada wahana permainan Timezone macet dan penumpang pun histeris. Peristiwa itu terjadi pada pukul 15.00 WIB. Namun petugas terkait lamban dalam bereaksi untuk menyelamatkan penumpang.

Salah seorang penumpang Roller Coaster Nia Kurniasih menuturkan, awalnya para penumpang beranggapan bahwa hal itu merupakan bagian dari trik permainan.

"Awalnya kita semua diam, tapi setelah sekitar 5 menit lampu tidak nyala juga. Akhirnya semua penumpang teriak histeris, istighfar dan minta tolong. Saya pun jadi takut dan teringat film Final Destination," ujar Nia saat dihubungi merdeka.com, Rabu (01/01).

Nia mengatakan posisi macetnya roller coaster cukup tinggi. "Itu tinggi sekali tanjakannya, posisi mau turun terus tau-tau mati, jelaslah kita kaget, tinggi banget kira-kira tiga lantai mall," kata Nia.

"Posisi tanjakan, takutnya mundur lagi. Terus ada pengaman yang kita pegang itu sudah agak goyang. Semakin takut dan jerit-jerit semua orang, banyak anak kecil juga yang nangis," tambahnya.

Setelah sekian lama berada di atas dalam kondisi ketakutan, petugas terkait baru mencoba menenangkan seluruh penumpang. Nia mengaku kesal saat petugas datang, bukan berusaha secepatnya untuk mengevakuasi penumpang namun justru menawarkan melanjutkan permainan tersebut.

"Dia bilang tenang, ini cuma mati lampu, mau dilanjutin atau enggak. Loh yah mending turun, kayak begini kok dibuat main-main," ujar dia.

Nia melanjutkan, saat semua penumpang turun dengan menggunakan tangga darurat dan mesin roller coaster kembali diaktifkan. Roller coaster kembali mati pada saat posisi miring. "Untungnya semua penumpang minta turun, coba kalau kembali melanjutkan," ujar wanita yang sehari-harinya bekerja sebagai pegawai bank ini.

Atas kejadian ini, Nia merasa kesal dan meminta pertanggung jawaban kepada pihak Timezone agar tidak terjadi lagi di kemudian hari. "Mereka minta maaf segala macem dan meminta masalah ini tidak diperpajang. Mereka juga akhirnya mengembalikan biaya kita naik Roller Coaster sebesar Rp 15 ribu," tegas dia. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP