Real Count KPU Pilkada Solo, Gibran-Teguh Raup 86,5 Persen Suara

Selasa, 15 Desember 2020 16:30 Reporter : Arie Sunaryo
Real Count KPU Pilkada Solo, Gibran-Teguh Raup 86,5 Persen Suara Zulhas dan Gibran Sarapan Bareng di Soto Gading. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pilkada Kota Solo 2020, pasangan Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa (Gibran - Teguh) unggul telak dari pasangan Bagyo Wahyono -FX Supardjo (Bajo).

Data sementara di situs resmi KPU, pilkada2020.kpu.go.id, Selasa (15/12) pukul 15.40 WIB, suara masuk 1.231 dari 1.231 TPS atau 100 persen. Pasangan Gibran - Teguh memperoleh 86,5 persen atau total 225.419 suara. Sedangkan pasangan Bajo memperoleh 13,5 persen, dengan total 35.113 suara.

Pasangan Gibran-Teguh juga unggul di semua kecamatan. Di Laweyan Gibran-Teguh meraup 35.581 suara, Bajo 6.762 suara Di Kecamatan Serengan Gibran-Teguh 20.564, Bajo 3.241; Pasarkliwon, Gibran-Teguh 31.793, Bajo 5.259 ; Jebres, Gibran-Teguh 64.770 suara, Bajo 8.448. Sedangkan di Kecamatan Banjarsari Gibran-Teguh 72.711 dan Bajo 1.140 suara.

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Solo FX, Hadi Rudyatmo, menanggapi perolehan suara Gibran-Teguh pada Pilkada Solo 2020. Dalam hitung cepat internal beberapa hari lalu, pasangan Gibran-Teguh 86,13 persen. Ia berharap perolehan suara tersebut tidak berubah sehingga paslon Gibran-Teguh ditetapkan KPU sebagai pemenang Pilkada Solo 2020.

"Perolehan suara telak pasangan Gibran-Teguh pada Pilkada 2020 tidak lepas dari kerja keras para kader militan PDIP. Saya menggunakan Guraklih (Regu Penggerak Pemilih), kader juang, dan KSP (Kawan Suluh Pergerakan) itu sudah cukup dan itu sudah pakem. Setiap TPS ada 23 kader itu militan semua," ujar Rudy.

Ketua Ormas Tikus Pithi Hanata Baris selaku pengusung Bajo, Tuntas Subagyo, mengaku akan tetap menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU. Apa pun hasilnya, pasangan Bajo akan menerima dengan legawa.

"Kami tetap akan menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU. Insya Allah kita tetap akan menerima dengan legawa apa pun hasil dari KPUD. Kita hormati mekanisme dan kita hormati hasil dari KPUD nantinya," jelas Tuntas. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini