Berapa Luas Hektare Hutan dan Lahan Terbakar di 6 Provinsi?

Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan luas lahan yang belum padam terbesar, disusul Sumatera Selatan dan Jambi.

Muhamad Agil Aliansyah
Berapa Luas Hektare Hutan dan Lahan Terbakar di 6 Provinsi?
Foto udara ini memperlihatkan lahan yang terdampak kebakaran hutan di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Jumat, 4 September 2026. (AFP/ Bay Ismoyo)

Api melahap hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi belum padam. Pemerintah terus berjibaku memadamkan titik api.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 570,08 hektare lahan masih dalam proses pemadaman dan pendinginan di enam provinsi prioritas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per Senin (19/19). Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan luas lahan yang belum padam terbesar, disusul Sumatera Selatan dan Jambi.

Dari total 1.024,33 hektare lahan yang menjadi target penanganan di enam provinsi tersebut, tim gabungan telah memadamkan 454,25 hektare atau sekitar 44,3 persen. Sementara itu, 55,7 persen sisanya masih dalam penanganan.

 

Mengapa Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan karhutla terbesar?

Kalimantan Tengah menyumbang sekitar 68,3 persen dari total lahan yang masih ditangani di enam provinsi prioritas. Luas lahan yang masih dalam proses pemadaman dan pendinginan mencapai 389,39 hektare dari total target penanganan 452,49 hektare.

Artinya, sekitar 86 persen lahan yang menjadi target penanganan di provinsi tersebut masih belum tuntas dipadamkan.

Di Sumatera Selatan, lahan yang masih ditangani mencapai 108,50 hektare dari total 401,67 hektare. Sementara itu, di Jambi, luasnya mencapai 64,50 hektare dari target 96,50 hektare.

Berikut rincian penanganan karhutla di enam provinsi prioritas:

Kalimantan Tengah: 389,39 hektare masih ditangani dari target 452,49 hektare. Sumatera Selatan: 108,50 hektare masih ditangani dari target 401,67 hektare. Jambi: 64,50 hektare masih ditangani dari target 96,50 hektare. Kalimantan Selatan: 7,50 hektare masih ditangani dari target 58,45 hektare. Kalimantan Barat: 0,19 hektare masih ditangani dari target 11,92 hektare. Riau: seluruh lahan terdampak seluas 3,30 hektare telah berhasil dipadamkan.

Karhutla Hanguskan 107 Ribu Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia
Pohon-pohon yang terbakar terlihat saat api melalap lahan gambut di Kubu Raya, Kalimantan Barat, Indonesia, Selasa, 11 Agustus 2026. (AP Photo/Stefanus Taman)

Karhutla juga terjadi di luar enam provinsi prioritas

Selain enam provinsi prioritas, BNPB memperkirakan luas lahan terdampak karhutla di sejumlah wilayah lain mencapai 572,90 hektare. Dari jumlah tersebut, 107,77 hektare telah dipadamkan, sedangkan 465,13 hektare masih dalam penanganan intensif.

Salah satu kebakaran terbesar terjadi di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dengan luas sekitar 230 hektare. Pemadaman di kawasan lereng yang terjal dan curam terkendala angin kencang yang berubah-ubah.

Karhutla juga tercatat di sejumlah wilayah lain, antara lain:

Maluku Utara: sekitar 179,13 hektare. Kalimantan Timur dan wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN): sekitar 97,77 hektare. Taman Nasional Way Kambas, Lampung: sekitar 31 hektare. Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat: sekitar 20 hektare, dengan 10 hektare masih dalam penanganan di Desa Buana Sakti, Kecamatan Tommo. Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara: sekitar 5 hektare. TPA Sumompo, Manado: sekitar 3 hektare, dengan 1 hektare masih belum padam. TPA Pasir Bajing, Garut, Jawa Barat: sekitar 4 hektare. Kabupaten Nabire, Papua Tengah: sekitar 3 hektare.

 

Bagaimana pemerintah menangani karhutla?

Pemerintah mengerahkan 49 armada udara nasional untuk mendukung penanganan karhutla. Armada tersebut terdiri atas 32 unit untuk operasi pengeboman air (water bombing) dan 17 unit pesawat patroli maupun operasi modifikasi cuaca (OMC).

Di jalur darat, penanganan di enam provinsi prioritas diperkuat oleh lebih dari 60 ribu personel gabungan.

Selain pemadaman api, BNPB menerapkan OMC berbasis dry ice atau karbon dioksida padat untuk membantu mengurai penumpukan kabut asap dan meningkatkan jarak pandang.

Menurut Berton, uji coba metode tersebut mulai menunjukkan peningkatan jarak pandang di sekitar Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Penyemaian butiran dry ice pada 16 Oktober 2026 menghasilkan jarak pandang yang lebih baik dibandingkan kondisi pada 15 Oktober 2026.

Namun, setelah muncul laporan masyarakat mengenai material dry ice yang jatuh di permukiman, BNPB mengevaluasi prosedur operasional. Tim penerbangan memperketat penyemaian dengan memasang saringan khusus pada corong penabur dan memecah material menjadi butiran halus agar menguap di udara.

Karhutla Hanguskan 107 Ribu Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia
Petugas pemadam kebakaran membawa peralatan mereka saat berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut di Palembang, Sumatra Selatan, Indonesia, Selasa, 11 Agustus 2026. (Foto AP/Muhammad Hatta)

Apa yang perlu dilakukan masyarakat?

BNPB mengimbau masyarakat tetap mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap. Warga juga diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

Upaya pemadaman dan pendinginan masih berlangsung di berbagai wilayah. Di enam provinsi prioritas, lebih dari separuh area yang menjadi target penanganan belum tuntas, dengan Kalimantan Tengah menyumbang bagian terbesar dari lahan yang masih ditangani.

Karena itu, selain pengerahan personel dan armada udara, pencegahan kebakaran baru serta kewaspadaan masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla.

 

Rekomendasi