Tim SAR gabungan menemukan Yesi (17), remaja perempuan yang dilaporkan hanyut di Sungai Ular, Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Senin (19/10) kemarin.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 08.20 WIB dalam posisi mengapung di tepi sungai, sekitar 3,4 kilometer ke arah utara dari lokasi kejadian.
“Tim SAR gabungan telah melaksanakan upaya pencarian sesuai dengan rencana operasi, baik melalui penyisiran permukaan air maupun pencarian di sepanjang tepian sungai. Pada hari ketiga, korban akhirnya berhasil ditemukan,” kata Hery, Selasa (20/10).
Setelah ditemukan, korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang telah berlangsung sejak Sabtu (17/10) akhirnya dihentikan.
Hery menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (17/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu Yesi bersama tiga temannya sedang mandi di Sungai Ular. Korban kemudian dilaporkan hanyut terseret arus.
"Teman-teman korban melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa untuk meminta pertolongan. Warga sempat melakukan pencarian awal, tetapi korban belum ditemukan. Kepala Desa Denai Kuala kemudian menghubungi Kantor SAR Medan untuk meminta bantuan," jelas Hery.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Medan mengerahkan enam personel tim penyelamat ke lokasi kejadian. Tim berkoordinasi dengan kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang, pemerintah setempat, dan unsur SAR lainnya. Dalam proses pencarian, tim gabungan dibagi menjadi dua unit pencarian atau search and rescue unit (SRU).
"SRU pertama menyisir lokasi kejadian menggunakan alat pendeteksi bawah air Aqua Eye dan perahu karet sejauh sekitar satu kilometer ke arah hilir sungai. SRU kedua melakukan penyisiran darat di sepanjang tepian sungai dengan jarak yang sama," ungkap Hery.
Kemudian, pencarian hari ketiga dimulai kembali pada pukul 07.30 WIB hingga korban ditemukan 50 menit kemudian.
"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain atau beraktivitas di sekitar sungai. Hindari berenang atau mandi di sungai tanpa pengawasan orang dewasa, serta jangan memaksakan diri beraktivitas apabila kondisi arus dan lingkungan tidak aman,” pungkas Hery. (Uga Andriansyah)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378968/original/012487100_1792569766-IMG-20261020-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378956/original/074242500_1792569284-20261021144703.mmi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378960/original/003665000_1792569388-1000481156.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378017/original/013091000_1792486853-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_15.57.11.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9375418/original/087117900_1792145167-WhatsApp_Image_2026-10-16_at_17.02.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377709/original/001167800_1792476388-000_D3T98HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1230136/original/015572900_1462966460-076203500_1410276874-borgol-tersangka-kriminal-3.jpg)