7 Perjalanan KRL Bogor Dibatalkan, Penumpang Menumpuk di Stasiun Depok Baru

Penumpang KRL menumpuk di Stasiun Depok Baru dan Citayam pada Senin pagi usai 7 perjalanan dibatalkan. KAI Commuter memaparkan alasan dan imbauan.

Dicky Agung Prihanto
Oleh Dicky Agung Prihanto- Reporter
7 Perjalanan KRL Bogor Dibatalkan, Penumpang Menumpuk di Stasiun Depok Baru
Penumpang Menumpuk di Stasiun Depok Baru Pasca Pembatalan Tujuh Perjalanan KRL

Penumpang KRL menumpuk di lintas Bogor pada Senin (19/10/2026) pagi, termasuk di Stasiun Depok Baru dan Citayam, setelah PT KAI Commuter membatalkan tujuh perjalanan Commuter Line.

Seorang pengguna KRL dari Stasiun Citayam, Rina, menyebut kondisi peron lebih padat dari biasanya sejak pukul 07.00 WIB.

"Penuh banget penumpangnya jadi pada numpuk karena ada pembatalan perjalanan kereta," ujar Rina.

Ia mengaku telah mengantisipasi dengan berangkat lebih pagi. Jika biasanya berangkat pukul 08.00 WIB, kali ini ia memilih berangkat pukul 07.00 WIB. Namun, situasi di stasiun tetap ramai.

"Tapi pas udah sampai Stasiun Citayam ternyata penumpangnya sudah numpuk," jelas Rina.

Rina yang berkantor di wilayah Kalibata mengisahkan harus berdesak-desakan untuk masuk kereta. Kondisi di dalam rangkaian disebut sudah padat oleh penumpang dari stasiun sebelumnya.

"Masuk kereta juga sudah penuh penumpang, berdesak-desakan di dalam," terang Rina.

Kepadatan serupa dialami Darmawan di Stasiun Depok Baru. Ia melihat penumpang menunggu kereta dari arah Bogor menuju Jakarta dengan kondisi peron padat.

"Waduh penuh banget, mana ini hari Senin awal masuk kerja," ucap Darmawan.

Darmawan mengaku sudah mengetahui informasi pembatalan dari pemberitaan. Ia sempat mempertimbangkan menggunakan sepeda motor untuk berangkat kerja, tetapi akhirnya tetap memilih naik kereta karena khawatir macet di jalan.

"Mau enggak mau berjuang naik kereta, meskipun berangkat wangi turun bau keringat," seloroh Darmawan.

KAI Commuter Jelaskan Alasan Pembatalan KRL

KAI Commuter membatalkan tujuh perjalanan Commuter Line lintas Bogor pada Senin (19/10/2026) karena dua rangkaian kereta masih dalam proses perbaikan oleh tim teknis KAI Commuter bersama PT Industri Kereta Api (INKA).

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan permohonan maaf atas penyesuaian pola perjalanan dan menegaskan perbaikan difokuskan pada aspek keselamatan serta keandalan sebelum kembali beroperasi.

"Kami terus berupaya untuk memaksimalkan waktu perbaikan dengan tetap berpedoman pada standardisasi faktor keselamatan dan keandalan sarana sebelum beroperasi," kata Karina dalam keterangan resmi KAI Commuter, Minggu (18/10/2026).

Pembatalan berdampak pada pengguna lintas Bogor, terutama di hari kerja dengan volume penumpang yang meningkat. Karina meminta pengguna menyesuaikan rencana perjalanan dan mempertimbangkan alternatif jadwal lainnya.

"Jadi, kami mengimbau kepada pengguna Commuter Line untuk merencanakan dan mengatur kembali alternatif jadwal-jadwal perjalanan lainnya yang tersedia," kata Karina.

KAI Commuter juga meminta pengguna memantau informasi jadwal dan posisi kereta melalui aplikasi C-Access dan akun media sosial resmi perusahaan.

"Kami memahami sekali dampaknya pada kenyamanan para pengguna. Meski begitu, keselamatan, keamanan dan keandalan tetap menjadi prioritas kami dalam mengoperasikan sarana Commuter Line setiap hari," ungkap Karina.

Tujuh Perjalanan KRL Bogor yang Batal Operasi

Berikut tujuh perjalanan Commuter Line lintas Bogor yang dibatalkan pada Senin, 19 Oktober 2026:

  • Nomor 1157, rute Bogor–Jakarta Kota, keberangkatan pukul 04.03 WIB.
  • Nomor 1154, rute Jakarta Kota–Bogor, keberangkatan pukul 05.36 WIB.
  • Nomor 1013A, rute Bogor–Manggarai, keberangkatan pukul 07.16 WIB.
  • Nomor 1014, rute Manggarai–Bogor, keberangkatan pukul 08.37 WIB.
  • Nomor 1124F, rute Depok–Bogor, keberangkatan pukul 05.33 WIB.
  • Nomor 1195F, rute Cilebut–Jakarta Kota, keberangkatan pukul 06.22 WIB.
  • Nomor 1192F, rute Jakarta Kota–Depok, keberangkatan pukul 07.48 WIB.
Rekomendasi