Sebanyak 13 orang terindikasi menggunakan narkotika saat Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri menggelar operasi gabungan di empat tempat hiburan malam di Jakarta Utara dan Jakarta Timur, Sabtu (17/10/2026) malam.
Dari 328 pengunjung yang menjalani tes urine di empat klub malam tersebut, delapan orang terindikasi menggunakan etomidate, empat orang positif methamphetamine, dan satu orang positif THC.
Operasi gabungan ini dilakukan untuk mengawasi potensi penyalahgunaan narkotika di ruang publik. Salah satu yang menjadi perhatian ialah etomidate, yang marak disalahgunakan melalui rokok elektrik atau vape dan berisiko membahayakan kesehatan.
Plt. Deputi Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol. Adri Irniadi, mengatakan seluruh orang yang terjaring dalam operasi tersebut langsung menjalani asesmen oleh Deputi Bidang Rehabilitasi BNN untuk menentukan penanganan sesuai kondisi masing-masing.
"Hasil asesmen menunjukkan bahwa seluruhnya berada dalam kategori penggunaan ringan," kata Brigjen Pol Adri Irniadi dalam keterangan resmi BNN, Minggu (18/10/2026).
"Lima orang direkomendasikan menjalani intervensi singkat, tujuh orang mengikuti rehabilitasi rawat jalan, sedangkan satu orang lainnya memerlukan asesmen lanjutan untuk menentukan penanganan yang tepat," sambungnya.
Penanganan Melalui Rehabilitasi
Plt. Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Amrita Devi, menegaskan bahwa penanganan terhadap individu yang terindikasi menggunakan narkoba harus mengacu pada hasil asesmen. Dengan begitu, layanan rehabilitasi yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing individu.
"Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya BNN untuk memastikan penyalahguna narkotika mendapatkan intervensi dan layanan rehabilitasi secara tepat, sehingga dapat mencegah risiko penggunaan berlanjut sekaligus mendukung proses pemulihan," terang dr. Amrita.
"Langkah ini mencerminkan pendekatan humanis BNN yang tidak hanya berfokus pada pemberantasan peredaran gelap narkotika, tetapi juga mengedepankan pemulihan bagi individu yang membutuhkan layanan rehabilitasi," imbuhnya.
Operasi gabungan BNN dan kepolisian ini bukan kali pertama dilakukan. Dalam beberapa pekan terakhir, BNN Provinsi juga menggelar razia bersama Polda di sejumlah kawasan rawan narkoba di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui operasi tersebut, sinergi BNN dan Polri diharapkan semakin memperkuat upaya penindakan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Selain itu, pemberantasan narkotika diharapkan berjalan beriringan dengan upaya penyelamatan dan pemulihan bagi korban penyalahgunaan narkotika.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376308/original/088879100_1792329015-IMG-20261018-WA0095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376346/original/054062100_1792332761-1000149067.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376309/original/074806400_1792329111-055464800_1792327909-1001772817.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376284/original/023572800_1792326552-1002223883.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376281/original/091381700_1792326130-e5b6f2d8-0b30-40f3-ab96-f1154cabc2be.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376269/original/005536100_1792323659-ultra_marathon_2026_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376255/original/024346700_1792320968-1001772179.jpg)