Kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumatera Utara (Sumut) berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang. Pada Kamis (15/10) hingga pukul 16.00 WIB, tercatat 14 penerbangan mengalami keterlambatan (delay) dan tiga penerbangan dibatalkan.
Humas PT Angkasa Pura Aviasi, Muhammad Zul Andika mengatakan, 14 penerbangan mengalami keterlambatan. 10 penerbangan telah diberangkatkan hingga waktu pembaruan data tersebut.
"Update hingga pukul 16.00 WIB, dengan catatan delay 14 flight. Namun, sudah diberangkatkan 10 flight dan yang cancel 3 flight," kata Zul, Kamis (15/10) malam.
Tiga penerbangan dibatalkan terdiri atas dua penerbangan Susi Air, masing-masing dengan tujuan Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution di Kabupaten Mandailing Natal dan Bandara Rembele di Aceh. Kemudian, satu penerbangan Wings Air dengan tujuan Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Zul menjelaskan keterlambatan dan pembatalan penerbangan tersebut berkaitan dengan penurunan jarak pandang akibat kabut asap. Meski demikian, aktivitas operasional Bandara Kualanamu secara umum tetap berjalan normal.
"Berdasarkan laporan pada pukul 16.00 WIB, jarak pandang mendatar (visibility) di landasan pacu 23 tercatat 1.700 meter, sedangkan di landasan pacu 05 mencapai 2.000 meter," ujar dia.
Advertisement
Potensi Sebaran Asap
Sementara itu, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mendeteksi sebaran asap di Sumut pada Kamis, 15 Oktober 2026. Berdasarkan analisis angin pada pukul 13.00 WIB, angin bertiup dari timur hingga tenggara menuju barat laut hingga utara.
Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, mengatakan pola pergerakan angin tersebut mengindikasikan bahwa asap yang terdeteksi di Sumut berpotensi berasal dari wilayah Sumatra bagian selatan dan Kalimantan.
Meski demikian, sumber asal asap secara pasti masih memerlukan analisis lebih lanjut dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer dan data pendukung lainnya.
"Berdasarkan pemantauan citra satelit pada hari yang sama, kami juga mendeteksi dua titik panas kategori sedang di Kabupaten Asahan," ucap Hendro.
Hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Kualanamu, Aek Godang, dan Silangit pada pukul 13.00 WIB menunjukkan jarak pandang di sejumlah wilayah berkisar 1–2 kilometer. Hendro mengatakan kualitas udara di sejumlah wilayah Sumut berada dalam kategori sedang hingga tidak sehat.
"Kondisi berkabut dan berasap tersebut diprakirakan masih berpotensi terjadi hingga tiga hari ke depan," pungkas Hendro.
BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara di tengah jarak pandang rendah, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menyalakan lampu kendaraan sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374850/original/078906700_1792074552-49a122ef-04ed-40fd-81a5-f9a73b287901.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374944/original/013953100_1792114362-IMG-20260824-WA0298_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374613/original/035441500_1792056597-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_16.11.49.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374939/original/041298500_1792113120-IMG-20261015-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374927/original/004660900_1792107934-IMG-20261015-WA0081.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320349/original/059905900_1786345958-c3de2af6-a756-4359-8e19-41568f4252f6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309882/original/011202200_1785294583-09b640e2-a4aa-49aa-9dc6-bc654e52273f.jpg)