20% Keuntungan Kopdes Bakal Kembali ke Desa, Ini Skemanya

Wamendes PDT sebut kopdes diharapkan bisa menjadi jembatan ekonomi yang memudahkan masyarakat, mulai dari pemenuhan kebutuhan harian dan pertanian hingga layanan transaksi keuangan seperti transfer uang dan pembayaran listrik.

Auria Setiarum Cahayani
20% Keuntungan Kopdes Bakal Kembali ke Desa, Ini Skemanya
Kopdes Merah Putih Playen

Kehadiran Kopdes alias Koperasi Desa diproyeksikan menjadi penggerak perekonomian masyarakat desa. Selain menjadi wadah usaha warga, 20 persen keuntungan transaksi Kopdes disepakati bakal balik modal dan mengalir langsung ke desa.

"Anggotanya koperasi desa ya masyarakat desa. Seyogianya koperasi desa ini milik desa, milik masyarakat desa, dan untuk desa. Keuntungannya disepakati 20 persen kembali ke desa untuk pembangunan," ujar Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) KDKMP di Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Rabu (14/10).

Menurut Riza Patria, Kopdes tak hanya dirancang sebagai supermarket kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, dan pupuk. Lebih dari itu, Kopdes juga difungsikan sebagai pusat aktivitas warga, terutama untuk penyaluran bantuan sosial seperti BLT dan PKH.

Kopdes diharapkan bisa menjadi jembatan ekonomi yang memudahkan masyarakat, mulai dari pemenuhan kebutuhan harian dan pertanian hingga layanan transaksi keuangan seperti transfer uang dan pembayaran listrik.

"Di situ juga bisa transfer uang, terima uang, bayar listrik, semuanya dimudahkan di situ. Jadi di situ jadi pusat, semacam jadi mall di desa itu. Koperasi desa itu mall-nya desa. Semua bisa berkumpul di situ, berinteraksi di situ, membangun ekonomi desa," jelas Riza Patria.

Rekomendasi