Mutasi Polri, Brigjen Aries Syahbudin Dapat Promosi jadi Kakorlantas

Kapolri merombak 199 pati dan pamen.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Mutasi Polri, Brigjen Aries Syahbudin Dapat Promosi jadi Kakorlantas
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho melepas Tim Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) untuk memastikan kelancaran Operasi Ketupat 2025. (Dok. Korlantas Polri).

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merombak struktur organisasi Polri dengan memutasi 199 perwira tinggi dan menengah. Pergantian ini tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Dalam rotasi ini, Kakorlantas Polri diganti. Brigjen Pol Aries Syahbudin ditunjuk mengisi jabatan Kakorlantas Polri menggantikan Irjen Pol Wibowo.

Sementara itu, kursi Wakabaintelkam Polri kini diemban Brigjen Pol Anom Setyadji. Ia menggantikan Irjen Pol Wawan Muliawan yang bergeser menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier. Penempatan personel, menurutnya, mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, rekam jejak, dan integritas.

"Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).

Johnny juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menunaikan tugas dan memberi kontribusi bagi institusi. Ia berharap pengabdian tersebut menjadi landasan bagi pejabat baru untuk melanjutkan program dan meningkatkan kinerja sesuai bidang masing-masing.

Adaptasi Cepat dan Pelayanan Responsif

Kepada pejabat yang menerima amanah baru, Johnny berharap mereka cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah tanpa mengabaikan kesinambungan program yang sudah berjalan agar pelaksanaan tugas optimal.

Ia menegaskan pentingnya menjaga standar etika dan kinerja. "Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat," katanya.

Johnny menambahkan, penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus selaras dengan komitmen Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.

"Semangat tersebut sejalan dengan tagline Polri ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tutup Johnny.

Rekomendasi