Banyuwangi Luncurkan Bapenda Online 24 Jam, Permudah Layanan Pajak

Melalui platform ini, masyarakat dapat mengurus pajak tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Nasrul Faiz
Oleh Nasrul Faiz - Reporter
Banyuwangi Luncurkan Bapenda Online 24 Jam, Permudah Layanan Pajak
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat soft launching Bapenda Online di acara Car Free Day (CFD) dan peresmian Pasar Jati Agung, Kecamatan Purwoharjo. (Dok. Istimewa)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meluncurkan Bapenda Online, layanan administrasi perpajakan daerah yang bisa diakses 24 jam. Melalui platform ini, masyarakat dapat mengurus pajak tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan peluncuran perdana layanan ini saat Car Free Day (CFD) sekaligus peresmian Pasar Jati Agung di Kecamatan Purwoharjo, Minggu 27 September 2026.

"Ini bagian dari upaya kita memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus administrasi perpajakan secara mandiri. Tidak lagi harus didatangi petugas ke rumah-rumah, tetapi bisa mengurus pajak apa pun pajak itu, dengan Bapenda Online," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Bapenda Online terhubung dengan basis data kependudukan daerah melalui B-One ID pada aplikasi Smart Kampung. Integrasi ini memungkinkan verifikasi data wajib pajak yang telah terdaftar dilakukan otomatis oleh sistem.

Platform ini memiliki dua fungsi utama, yakni portal informasi (official web) dan portal layanan publik digital. Keduanya menyajikan data capaian pajak daerah secara live setiap hari, informasi kewajiban perpajakan, fitur interaktif chatbot, serta portal pendaftaran magang bagi mahasiswa.

Selain itu, warga dapat mengakses sembilan jenis layanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) secara daring.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyuwangi, Samsudin, menyebut pihaknya selama ini melayani sekitar 150 hingga 200 permohonan layanan per hari di berbagai titik, mulai dari Kantor Bapenda, Mal Pelayanan Publik, hingga Pasar Pelayanan Publik.

"Berawal dari konsep Work from Anywhere, dengan sistem ini pelayanan tidak terbatas oleh waktu dan bisa dilakukan di manapun. Melalui Bapenda Online, masyarakat kini bisa mengakses layanan 24 jam," ujar Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyuwangi, Samsudin.

Efisiensi Anggaran

Selain memudahkan masyarakat, pengoperasian sistem digital ini disebut berdampak pada efisiensi anggaran Pemkab Banyuwangi.

"Dengan Bapenda Online, insyaallah secara tahunan Bapenda dapat melakukan penghematan anggaran belanja rutin minimal Rp 900 juta per tahun. Ke depan, potensi penghematan akan terus kami optimalkan," ungkap Samsudin.

Samsudin menambahkan, sistem juga dilengkapi fitur tracking sehingga warga bisa memantau posisi berkas secara real-time dan menyampaikan komplain apabila terjadi kendala proses.

Rekomendasi