Sekolah yang sejatinya menjadi tempat aman bagi siswa, justru tercoreng aksi bejat seorang pendidik di Subang, Jawa Barat. Seorang siswi SMA menjadi korban pelecehan setelah bagian dalam roknya direkam diam-diam oleh seorang oknum guru.
Kasus memilukan ini langsung memantik kemarahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Begitu mendapat laporan, Dedi segera mengutus tim untuk turun langsung ke lokasi kejadian.
Diketahui, korban adalah siswi SMAN 1 Pagaden. Hari itu, dia datang ke sekolah lamanya di SMPN 2 Pagaden hanya untuk mengambil ijazah kelulusan. Nahas, di tempat yang seharusnya penuh kenangan baik itu, dia malah menjadi korban pelecehan oknum guru SMP tersebut.
"Saya sudah melakukan pengecekan. Peristiwa ini dialami oleh siswa SMAN 1 Pagaden, dan mirisnya, pelakunya adalah oknum guru di SMPN 2 Pagaden," kata Dedi, Selasa (29/9).
Dedi tidak tinggal diam. Dia langsung menghubungi Kapolres Subang, meminta agar polisi bergerak cepat mengusut tuntas, menangkap, dan menahan pelaku atas kejahatan pelanggaran privasi dan pelecehan seksual.
Selain sanksi pidana, karier sang guru pun terancam tamat. Dedi secara khusus menginstruksikan Bupati Subang untuk langsung memecat oknum tersebut tanpa pandang bulu.
"Ini adalah upaya kita memberikan efek jera. Apalagi ini guru, sosok yang seharusnya digugu dan ditiru, menjadi teladan bagi siswanya. Jika terbukti, berhentikan," tegas Dedi.