Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkep mengalami kecelakaan lalu lintas di Kampung Ujung Batu, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (29/9). Akibat kecelakaan lalu lintas tersebut lima personel damkar mengalami luka dan dua meninggal dunia.
Kepala Unit Penegakkan Hukum Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Pangkep, Inspektur Dua Usman mengatakan, akibat kecelakaan tersebut lima personel Damkar Pangkep yang mengalami luka dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Siang. Usman juga mengungkapkan dua personel Damkar Pangkep meninggal dunia.
"Total ada tujuh korban. Lima luka dan dua meninggal dunia," ujar Usman kepada wartawan.
Berdasarkan data, identitas dua personel Damkar Pangkep yang meninggal dunia yakni Ince Irwan dan Usman Hadi. Usman menjelaskan kronologi kejadian berawal saat Dinas Damkar Pangkep mendapatkan laporan kebakaran lahan. Saat menuju ke lokasi, armada Damkar menghindari kendaraan lain dan membuat oleng.
"Akibat sopir banting stir, truk Damkar langsung terguling ke tengah jalan. Tujuh orang korban dan dua meninggal," kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pangkep Hafiluddin menambahkan truk damkar terbalik saat sedang betugas untuk memadamkan kebakaran lahan yang mendekati pemukiman warga. Namun saat mendekati SPBU Labbakkang, tepatnya di Kampung Ujung Batu, Kecamatan Labakkang, mobil akan menyalip kendaraan.
Petugas telah membunyikan sirine mobil dan berusaha menyalip truk. Akan tetapi, truk tronton di depan tidak menghindar dan tetap di sisi kanan jalan.
“Mobil akhirnya menyalip dari kiri, tapi di depan banyak mobil antri BBM di dekat SPBU. Jadi, sopir segera banting setir ke kanan. Mobil yang penuh muatan air oleng dan terbalik dua kali,” ujar Hafiluddin.
Hafiluddin sangat berduka kehilangan dua rekan kerjanya saat menjalankan tugas. Sementara petugas lain juga terluka dan dalam perawatan.
"Semoga ini mendapat penanganan dan perhatian, dan tidak terjadi lagi di kemudian hari," tandasnya.