Jenazah Achmad Yurianto Dimakamkan Secara Militer di TPU Dadaprejo Batu

Sementara itu, di rumah duka tampak berjajar karangan bunga di antaranya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri PMK Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan lain-lain.

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Jenazah Achmad Yurianto Dimakamkan Secara Militer di TPU Dadaprejo Batu
Pemakaman Achmad Yurianto. Darmadi Sasongko

Pemakaman mantan Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto berlangsung secara militer. Pemakaman dijadwalkan berlangsung Pukul 10.00 WIB.

"Ya intinya begitu sudah kesepakatan keluarga," kata Odang, adik ipar almarhum, Minggu (22/5).

Tampak regu pasukan pembawa peti jenazah sedang dipersiapkan di halaman rumah almarhum. Rencana jenazah dimakamkan di TPU Dadaprejo, Junrejo, Kota Batu, yang berjarak sekitar 200 Meter dari rumah duka.

Ratusan pentakzizah saat ini sedang bersiap untuk mengikuti prosesi pemakaman. Rencana jenazah diberangkatkan pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, di rumah duka tampak berjajar karangan bunga di antaranya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri PMK Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan lain-lain.

Wafat Akibat Sakit Kanker Usus

Mantan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meninggal dunia pada Sabtu (21/5) sore, di Malang, Jawa Timur. Yurianto wafat akibat penyakit kanker usus.

"Iya (Achmad Yurianto meninggal dunia) sekitar pukul 18.58 WIB," kata Sekretaris Direktur Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia kepada merdeka.com, Sabtu (21/5).

Yurianto sempat menjalani perawatan kanker usus di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat selama beberapa pekan. Dia kemudian dipindah ke Malang agar lebih dekat dengan keluarga.

Rekomendasi