Seorang tahanan kasus narkotika berinisial FNS, meninggal dunia. Polisi menyebut FNS meninggal dunia akibat sakit saat berada di Rumah Sakit RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
"Kita sudah lidik awal, yang pasti kasus itu dia kan HIV sama Jantung, kan sudah resmi itu dikeluarin dari Rumah Sakit Kramatjati," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan saat dihubungi, Selasa (18/1).
Polisi membantah tahanan tersebut tewas akibat dianiaya di Rutan Polres Metro Jaksel. Kepastian itu setelah polisi memeriksa sejumlah saksi dan kamera pengawas di Rutan Polres Metro Jaksel.
"Yang kedua kita langsung turun, langsung cek kita periksa orang tahanan dan periksa CCTV full, khususnya ditahanan kita. Dari dia masuk tanggal 6 sampai dengan dia keluar meninggal di Kramatjati itu selama dia ditahanan itu tidak ada pemukulan, malah ada solat bersama," ujar dia.
Advertisement
Periksa CCTV dan Tahanan
Polisi tak hanya memeriksa Closed Circuit Television (CCTV) untuk menyelidiki kematian tehanan tersebut. Sejumlah tahanan dan petugas rutan juga diperiksa.
"(Selain CCTV) Iya petugas kita periksa, beberapa orang yang di dalam tahanan kita ambil keterangan. Petugas sekitar dua terus yang ditahanan sekitar 3 orang. (Total 5 orang) iya," sebutnya.
Ridwan mengatakan bahwa dari serangkaian penyelidikan itu tidak ditemukan penganiayaan terhadap FNS di rutan Polres Metro Jaksel. "Tahapan-tahapan itu kan jelas dari Rumah Sakit Kramatjati semua sudah terbukti dia sakit HIV, indikasi jantung. Kemudian hasil penyelidikan awal kita sudah cek di CCTV tahanan tidak ada pemukulan," tutup dia.
Sebelumnya, seorang tahanan kasus narkoba Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) dikabarkan meninggal dunia. Polisi membenarkan kabar tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, tahanan tersebut mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
"Memang benar ada tahanan Satreskoba meninggal dunia saat dirawat di RS Polri Kramat Jati, karena sakit," kata Budhi dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/1).
Hal serupa juga disampaikan Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Achmad Akbar. Dia mengatakan, korban meninggal usai menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
"Meninggal di RS Polri Kramat Jati. Sakit (penyebab meninggal)," tandas dia.