RI Terima 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Bentuk Jadi

Total vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia sebanyak 190.072.080 dosis. Rinciannya, 45.371.800 dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi dan 144.700.280 bahan baku atau bulk.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
RI Terima 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Bentuk Jadi
ilustrasi vaksin. ©2012 diena.lv

Pemerintah menerima kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-37 di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Jumlah vaksin Covid-19 yang diterima kali ini sebanyak 5.000.000 dosis dalam bentuk jadi.

"Pada hari ini, Indonesia kembali kedatangan vaksin Covid-19 sejumlah 5.000.000 dosis produksi Sinovac dalam bentuk jadi," kata Asisten Operasi Panglima TNI, Mayjen TNI Syafruddin, Senin (16/8).

Dengan masuknya 5.000.000 dosis ini, maka total vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia sebanyak 190.072.080 dosis. Rinciannya, 45.371.800 dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi dan 144.700.280 bahan baku atau bulk.

Adapun jenis vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia yakni Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm dan Moderna. Sinovac tercatat sebanyak 144.700.280 dosis bahan baku dan 13.000.000 bentuk jadi.

Kemudian AstraZeneca sebanyak 16.121.640 dosis vaksin jadi, Sinopharm mencapai 8.250.000 dosis bentuk jadi dan Moderna sebanyak 8.000.160 dosis vaksin jadi.

Syafruddin menjelaskan pemerintah berupaya keras memenuhi kebutuhan stok vaksin Covid-19 dalam negeri untuk menyukseskan program vaksinasi nasional guna membentuk herd immunity.

"TNI bersama Polri telah mendapatkan amanah langsung dari Bapak Presiden Joko Widodo untuk mendukung program penanganan Covid-19, termasuk program vaksinasi nasional," ujarnya.

TNI, lanjut Syafruddin, telah melakukan vaksinasi Covid-19 di 803 rumah sakit dan fasilitas kesehatan tingkat pertama di seluruh Indonesia. TNI menerjunkan 10.867 personel untuk menjadi vaksinator dalam program vaksinasi nasional.

Syafruddin mengingatkan, vaksinasi sangat penting untuk melindungi diri dan keluarga dari Covid-19. Selain vaksinasi, protokol kesehatan kunci lain untuk memutus rantai penularan Covid-19.

"Selain vaksinasi, yang tidak boleh dilupakan adalah disiplin pada protokol kesehatan," tutupnya.

Rekomendasi