Kunker ke Paris, Menhan Prabowo Teken Kerjasama Militer RI-Prancis

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan, Defence Cooperation Agreement (DCA) Indonesia-Prancis menjadi payung penting bagi kerja sama pertahanan yang komprehensif antara kedua negara. Hal itu dipertegas Prabowo dengan penandatanganan dokumen terkait bersama Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kunker ke Paris, Menhan Prabowo Teken Kerjasama Militer RI-Prancis
Menhan Prabowo Resmikan Resimen Kadet Mahasiswa Universitas Pertahanan. ©2021 Dok. Menhan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan, Defence Cooperation Agreement (DCA) Indonesia-Prancis menjadi payung penting bagi kerja sama pertahanan yang komprehensif antara kedua negara. Hal itu dipertegas Prabowo dengan penandatanganan dokumen terkait bersama Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly.

“DCA menjadi payung penting bagi kerja sama pertahanan yang komprehensif antara Indonesia dan Prancis ke depan yang saling menguntungkan di berbagai bidang yang menjadi kepentingan kedua negara,” kata Prabowo, seperti dikutip dari siaran pers diterima, Rabu (30/6).

Prabowo menjelaskan, pembentukan DCA merupakan hasil dari pertemuan kedua menteri bulan Januari 2020. Dia mengakui, DCA adalah buah perundingan yang panjang di tengah pandemi Covid-19.

"DCA tidak saja menjadi payung penguatan kerja sama pertahanan tetapi juga memperkokoh kemitraan strategis kedua negara," yakin Prabowo.

Prabowo merinci, DCA dapat memperluas cakupan kerja sama pertahanan Indonesia-Prancis. Beberapa bidang kerja sama yang akan menjadi fokus antara lain, pendidikan dan pelatihan militer; ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang industri pertahanan; kerja sama pasukan pemeliharaan perdamaian; pemberantasan terorisme; serta pengembangan dan penelitian industri pertahanan termasuk produksi bersama.

"DCA juga memuat kerja sama terkait bantuan kemanusiaan dan penanganan bencana seperti pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih belum mereda," beber dia.

Dalam pertemuan, di Hôtel de Brienne, kantor Kementerian Pertahanan Prancis, di Paris ini, Senin 28 Juni 2021, Prabowo mengaku saling bertukar pikiran atas berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama, khususnya upaya untuk memperkuat kerja sama pertahanan.

"Banyak peluang kerja sama yang dapat segera dilakukan untuk dapat berkontribusi di kawasan, khususnya dalam mendukung implementasi ASEAN Outlook on Indo-Pacific (AOIP) dan French Strategy in the Indo-Pacific," jelas dia.

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi