Jalan di Tepi Sungai Bengawan Solo, Nenek Rebi Hilang Diduga Tenggelam

Pencarian dilakukan dengan metode Explore SAR, penyisiran menggunakan perahu karet secara bergantian. Saat awal kejadian korban sedang berjalan kearah sungai dengan memakai baju berwarna merah.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Jalan di Tepi Sungai Bengawan Solo, Nenek Rebi Hilang Diduga Tenggelam
Nenek di Sragen Terpeleset dan Tenggelam di Bengawan Solo. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Rebi (70), seorang nenek asal Dukuh Totorejo RT 19 RW 06 Desa Kedungupit, Kabupaten Sragen, Minggu (26/5), tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo. Rebi diduga terpeleset di tepian sungai terpanjang di pulau Jawa tersebut.

Informasi dihimpun dari Pos Basarnas Surakarta, korban terpeleset di sekitar Dukuh Garut RT 06, Desa Karangudi, Kecamatan Ngrampal, Sragen. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat ini Tim SAR Surakarta dan sejumlah unsur lainnya sedang melakukan penyisiran.

"Kejadiannya Minggu siang. Subjek terlihat berjalan menuju ke tepi sungai dan didapati telapak kaki Subekti dan patahan tepi sungai. Diduga subjek terpeleset ke sungai," ujar Humas Basarnas Pos Surakarta Yohan Tri Anggoro, Senin (27/5).

Yohan mengatakan, pencarian dilakukan dengan metode Explore SAR, penyisiran menggunakan perahu karet secara bergantian. Saat awal kejadian korban sedang berjalan kearah sungai dengan memakai baju berwarna merah.

"Ciri-ciri lainnya rambut korban beruban, perawakan kulit hitam, kurus, mengenakan daster warna merah kombinasi putih," ujar dia.

Yohan melanjutkan, ada 2 warga lainnya yang menyaksikan saat kejadian. Menurut Yohan, pencarian dilakukan tim SAR gabungan dibagi menjadi 3 Search Rescue Unit (SRU).

SRU 1 akan melakukan penyisiran sisi kanan ke utara kurang lebih 2 KM, SRU 2 akan melakukan penyisiran sisi kiri sungai arah utara kurang lebih 2 KM. Sedangkan SRU 3 akan melakukan penyisiran ulang sejauh 2 km dari titik TKP.

Rekomendasi