Dua orang anggota kepolisian yang menjadi korban bom gereja di Santa Maria, Ngagel Madya, Surabaya, diberikan kenaikan pangkat luar biasa. Kenaikan pangkat diberikan kepada Aiptu Ahmad Nurhadi dan Aiptu Junaedi. Keduanya sama-sama naik pangkat menjadi Ipda Luar Biasa.
"Syukur Alhamdulillah Pak Kapolri memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa, TR (telegram rahasia) sudah turun bagi dua anggota," ujar Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin di Mapolda Jatim, Selasa (14/5).
Machfud berharap hal sama juga diberikan kepada anggota yang menjadi korban dalam serangan Mapolrestabes Surabaya. Tercatat ada empat anggota yang turut menjadi korban luka.
"Mudah-mudahan menyusul bagi anggota yang dari Polrestabes. Kita sudah ajukan kepada Bapak Kapolri mudah-mudahan nanti dapat penghargaan," ucapnya.
Machfud menjelaskan saat ini enam anggota polisi telah ditangani perawatan medis. Beberapa di antaranya sudah membaik dan bisa berkomunikasi. Namun, anggota bernama Ahmad Nurhadi sebelah matanya sudah tidak berfungsi.
"Matanya hilang satu, mudah-mudahan satu bisa berfungsi kembali," kata dia.