Penyuap Dirjen Hubla buat identitas palsu di bank, terinspirasi Jokowi-Prabowo

Penyuap Dirjen Hubla buat identitas palsu di bank, terinspirasi Jokowi-Prabowo. Saat pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Adi menuturkan, saat pembukaan rekening yang diperuntukan Tonny menggunakan identitas Joko Prabowo. Kebetulan, cerita Adi, saat itu bertepatan dengan momen Pilpres 2014.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Penyuap Dirjen Hubla buat identitas palsu di bank, terinspirasi Jokowi-Prabowo
Sidang tipikor dengan terdakwa Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adi Putra Kurniawan. ©2017 Merdeka.com/Yunita Amalia

Adi Putra Kurniawan, terdakwa pemberi suap terhadap mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut pada Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono, mengaku telah membuat tabungan rekening menggunakan identitas palsu. Identitas yang digunakan untuk membuka rekening terinspirasi dari dua sosok, Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Saat pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Adi menuturkan, saat pembukaan rekening yang diperuntukan Tonny menggunakan identitas Joko Prabowo. Kebetulan, cerita Adi, saat itu bertepatan dengan momen pencalonan presiden 2014-2019.

"Kalau nama Joko Prabowo diambil pada saat pemilihan pemilu. Dulu ada calonnya Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Jadi nama saya buatan saya Joko Prabowo," ujar Adi, Kamis (21/12).

Diketahui, Adi selaku komisaris PT Adiguna Keruktama menyuap Antonius Tonny Budiono Rp 2,3 miliar. Pemberian suap menggunakan modus ATM dengan saldo di dalamnya.

Andi memberikan ATM beserta buku tabungan ke Tonny atas nama Joko Prabowo dengan saldo awal Rp 300 juta. Berjalannya waktu, saldo ATM tersebut bertambah dengan catatan delapan kali transfer dengan rincian tujuh kali sebanyak Rp 300 juta dan satu kali Rp 200 juta.

Sementara itu disebutkan, pemberian suap dilakukan Adi sebagai bentuk upayanya dalam pengerjaan proyek pengerukan di sejumlah beberapa pelabuhan, termasuk ikut serta tender pengerukan di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang.

Rekomendasi