Oma Martha, wanita berusia 82 tahun yang menikah dengan pemuda 28 tahun di Minahasa Selatan (Minsel), ternyata akrab dengan keluarga Sofian, suaminya. Ia sangat menyayangi keluarga Sofian. Bahkan meski lebih tua 22 tahun dengan ibu mertuanya, Oma Martha tetap memanggilnya mama."Ma. Mama, manjo bafoto kwa sama-sama (Ma, ayo foto sama-sama)," ajak oma yang akrab dengan panggilan Tante Neng ini ke sang mertua, Rabu (22/2) sore, saat sejumlah awak media bertandang ke rumahnya di Desa Lelema, Kecamatan Tumpaan, Minahasa Selatan.Mendengar panggilan mesra Oma Martha kepada sang mertua, warga langsung cekikikan geli. Oma tak mau ambil pusing, dia mengambil posisi disamping ibu mertuanya untuk diambil gambar oleh awak media dan warga lainnya. Setelah bertukar pakaian, ia memang terlihat lebih modis dari tampilan pertama di awal pertemuan.Sebuah terusan berwarna orange berpadu putih membalut tubuhnya lengkap dengan sebuah tas berwarna senada."Saya memang senang dandan dari dulu," ujar Oma Martha. Yang diajak foto bersama pun hanya tersenyum malu."Kita nda risih dapa anak mantu lebe tua. Yang penting dorang dua sama-sama baku suka, cinta deng sayang. Dia (Oma Martha) selama ini bae-bae deng kita deng torang pe keluarga (Saya enggak risih dapat menantu lebih tua dari saya. Yang penting, mereka saling menyukai, cinta dan sayang. Dia selama ini baik dengan saya dan keluarga kami)," terang Magdalena Matahang (60), ibu Sofian.Pernikahan beda generasi antara Oma Martha dan Sofian menjadi viral saat foto-foto keduanya di GPdI Horeb Lelema, diunggah ke media sosial Facebook. Ibadah tersebut dipimpin Gembala Port Ropa.
Suka dandan, begini gaya foto pengantin 82 tahun dengan mertua
Suka dandan, begini gaya foto pengantin 84 tahun saat dengan mertua. Usia Oma Martha lebih tua ketimbang sang mertua. Meski demikian, keduanya tak canggung dan malu menunjukkan keharmonisan.
Advertisement
Rekomendasi