Deddy Mizwar pertanyakan pengelolaan sampah di Kota Bandung

"Kaget juga saya ya," ujar pria yang akrab disapa Demiz.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Deddy Mizwar pertanyakan pengelolaan sampah di Kota Bandung
Sampah di Sungai Cikapundung. ©2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengaku, kaget melihat tumpukan sampah yang ada di Kampung, Cijagra, Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Dia tidak mengira, jika tumpukan sampah juga berasal dari Kota Bandung.

"Kaget juga saya ya," ujar pria yang akrab disapa Demiz ini, di Bandung, Senin (21/3).

Menurut dia, sejak Pemprov Jabar menggulirkan Citarum Bestari, kesadaran warga Kabupaten Bandung bertambah. Sampah yang dibuang dari warga setempat pun berkurang drastis.

"Di Kabupaten Bandung yang kita terjun kesana untuk Citarum Bestari sudah berjalan cukup bagus, kesabaran sudah tumbuh baik. Di Kabupaten Bandung itu sampah tidak ada, sudah berkurang signifikan, eh tapi sekarang katanya malah masuk dari Kota Bandung," paparnya.

Dia pun mempertanyakan pengolahan sampah yang dilakukan Pemkot Bandung. Dia berharap Pemkot Bandung dan Pemkab Bandung bisa membahas masalah sampah, agar tumpukan tersebut tidak terjadi lagi. Apalagi sampah menyebabkan sumber banjir yang kerap terjadi di selatan Bandung itu.

"Apa memang pengolahan sampah tidak berjalan sebagaimana mestinya? Jangan-jangan enggak jalan sehingga sampah tetap dibuang ke sungai," tandasnya.

Dia meminta, kesadaran warga untuk tidak membuang sampah lagi ke sungai. Sebab, dampak membuang sampah ke sungai akan sangat luas.

"Mudah-mudahan ada kesadaran dari warga Kota Bandung. Mungkin buat kota sama sekali tidak ada dampak langsung tapi saudara kita di sana yang merasakan," ucapnya.

Rekomendasi