Luhut sebut kerugian negara akibat kebakaran hutan Rp 240 triliun

Kebakaran hutan sudah tuntas berkat hujan.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Luhut sebut kerugian negara akibat kebakaran hutan Rp 240 triliun
Kebakaran hutan di Palangkaraya. ©AFP PHOTO/Bay Ismoyo

Pemerintah mencabut status siaga darurat dalam penanganan kebakaran hutan di Provinsi Sumatera, Riau dan Kalimantan. Pertimbangannya, kebakaran hutan sudah padam berkat cuaca yang sudah mulai memasuki musim hujan.

"Sekarang semua kita turunkan karena hotspot sudah tidak ada karena hujan deras," kata Menko Polhukam Luhut BinsarPandjaitandi kantornya, Jakarta, Senin (21/12).

Luhut menyebut, akibat kebakaran hutan negara dirugikan ratusan triliun. Angka kerugian masih bisa bertambah. "Kerugian negara Rp 240 triliun," kata Luhut.

Kerugian itu termasuk kesehatan masyarakat terdampak kabut asap. "Saya kira (kondisi anak dan masyarakat) sudah dilakukan oleh Menkes pasca kebakaran ini dan masih berjalan dengan baik," ucapnya.

Meski kebakaran hutan sudah mulai padam, pemerintah tidak bisa lengah. Peristiwa kebakaran hutan tahun ini harus jadi pelajaran untuk pencegahan agar tidak terulang di tahun depan. "Tapi tadi kami dapat laporan dari metrologi, kita mulai Januari akhir sudah mulai berjaga-jaga untuk tidak terjadi lagi kebakaran seperti itu lagi," katanya.

Rekomendasi