Lima pasangan mesum dan puluhan pekerja seks komersial (PSK) yang diciduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyumas, Jawa Tengah menjalani sidang di Aula Bappeda Banyumas, Kamis (28/5). Pasangan mesum dan puluhan PSK tersebut ditangkap dalam razia penegakkan Perda pembatasan pelacuran dan perda perhotelan yang dilakukan Rabu (27/5).Mereka disidangkan kurang dari 24 jam setelah diamankan Satpol PP Banyumas dengan tuntutan tindak pidana ringan (Tipiring). Sekretaris Satpol PP Banyumas Djoko Purnowo mengatakan, kegiatan razia dilakukan di Purwokerto dan kawasan Baturaden.
"Hotel di wilayah Purwokerto, Andang Pangrenan, Karanglewas. Hotel di Baturraden hampir seluruhnya," kata Djoko, Kamis (28/5).Razia yang dilakukan mulai pukul 15.00-23.00 WIB tersebut menyasar beberapa tempat seperti warnet tak berizin dan hotel. Selain itu, petugas juga menjaring PSK, pemandu lagu dan pasangan tak sah yang melakukan perbuatan mesum di penginapan atau hotel.Dari hasil razia ditemukan 23 pelanggar Perda No 61/1972 tentang Pembatasan Pelacuran yang di antaranya lima pasangan mesum tanpa ikatan pernikahan. Selain itu, juga ditemukan 10 pelanggar Perda No 3/2009 tentang Usaha Hotel dan Penginapan dan tujuh orang pelanggar Perda No 3/2008 tentang Usaha Rekreasi dan Hiburan Umum."Untuk hukuman kepada para pelanggar, kewenangan kami serahkan pada hakim Kejaksaan Negeri Purwokerto," katanya.Dalam persidangan, seorang anggota Satpol PP Banyumas yang menjadi saksi peradilan, Iksan mengatakan, lima pasangan yang berhasil diciduk tak bisa menunjukkan bukti ikatan nikah saat digerebek di sebuah hotel."Mereka digerebek di hotel Karangmiri, Karanglewas dan masih warga di wilayah Banyumas," katanya.Dalam sidang tersebut, hakim memutuskan hukuman denda Rp 100 ribu subsider tiga hari kurungan.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378033/original/099945200_1792488039-IMG_5865.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9375009/original/048479400_1792119940-viral-pria-diduga-dicambuk-di-kppg-bogor-1792076639758_169.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378024/original/063278900_1792487437-IMG-20261019-WA0010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378009/original/052921700_1792486326-1001777731.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377356/original/028707800_1792452988-email-attachment_2026_10_20_arie-sunaryo_lawan-pakai-samurai-dan-busur-panah-pelaku-pembakar-warung-mi-babi-tepi-sawah-sukoharjo-ditangkap_Screenshot_20261019-213448_WhatsApp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385413/original/076707400_1760930652-IMG-20251020-WA0003.jpg)