Wantimpres akan bentuk tim ad hoc untuk bantu usut tragedi 1998

Wantimpres akan menindaklanjuti Prabowo Subianti yang bersedia akan memberikan klarifikasi terkait kasus itu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wantimpres akan bentuk tim ad hoc untuk bantu usut tragedi 1998
Peringatan Tragedi 98. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Anggota Bidang Hukum dan HAM Wantimpres Albert Hasibuan akan menindak lanjuti laporan keluarga korban tragedi 1998 dengan segera memberikan surat rekomendasi ke presiden. Surat tersebut akan sampaikan ke presiden dalam pekan ini."Saya berjanji akan melaporkan ke presiden untuk membentuk tim ad hoc dan memberikan pertimbangan soal pengadilan ad hoc itu," kata Albert dalam konferensi Pers di kantor Wantimpres, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat (12/5).Selain berjanji akan segera memberikan surat rekomendasi untuk membentuk pengadilan ad hoc ke presiden, Albert akan menampung pernyataan mantan Kepala Staf Konstrad Kivlan Zein yang mengaku tahu keberadaan ke 13 aktivis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.Menurut Albert, pengakuan mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto beberapa waktu lalu, yang menyatakan bersedia memberikan klarifikasi terkait kasus pelanggaran berat HAM itu juga patut untuk ditindaklanjuti."Pernyataan Kivlan Zein merupakan politik will dan patut ditelusuri dan di sini kesemuanya itu membuka tabir-tabir misteri yang belum terungkap," katanya.Dalam peristiwa tragedi 1998 silam masih menyimpan misteri. Beberapa pihak dituding sebagai otak pelaku peristiwa tersebut penculikan 13 aktivis itu. Salah satu orang yang kerap digembar-gemborkan sebagai pelaku utama yakni bakal calon presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Rekomendasi