Dedi Gumelar atau akrab disapa dengan Miing, adalah salah satu dari sekian ribu penonton yang menjadi saksi terjadinya kerusuhan konser Metallica pada tahun 1993. Konser musik metal yang dulunya digelar di Stadion Lebak Bulus ini sempat membuatnya takut.Miing menuturkan, pada saat itu ia diberi kehormatan oleh sang promotor acara, Setiawan Djody untuk menjadi pembawa acara. Berbekal kemampuan melucu dan pintar menghibur, ia pun langsung menyikat kesempatan itu."Tahun 93 itu saya diminta Mas Djody bawakan acara Metallica, jadi host. Waktu itu enggak pernah ada acara musik pakai MC. Apalagi musik metal, apalagi band luar negeri," kata Miing saat dihubungi merdeka.com, Jumat (23/8).Menurut Miing, pada era tahun 1993 memang sedang gila-gilanya para metalhead (sebutan untuk penggemar musik metal). Jadi tak heran jika semua metalhead sangat antusias pada kedatangan raksasa metal dunia itu. Akan tetapi penonton banyak yang tak mempunyai tiket dan nekat untuk menerobos masuk ke dalam stadion. Akibatnya terjadilah kerusuhan di konser Metallica."Sejak awal emang dipicu sama orang-orang yang enggak punya tiket. Saya lihat langsung itu, orang-orang juga maksa masuk lewat pintu belakang, maksa naik. Bodyguardnya Metallica langsung keluar semua, ditangkap dan diusir lagi keluar area," kenang Miing."Dan saya ingat betul, waktu itu awalnya di dalam (stadion) aman-aman saja, tapi di luar emang brak bruk brak bruk. Ribut. Ya ributnya karena dari kekacauan di luar, minta air lah, karena ngantri, dan karena nekat enggak punya tiket itu," ujarnya.Setelah kerusuhan terjadi, keceriaan Miing seketika berubah menjadi ketakutan. Tak ada lagi ketawa di atas panggung besar, ia dipaksa untuk turun oleh pihak keamanan, walaupun pada saat itu ia sempat mengingatkan sesama penonton dari mikrofon panggung agar tak berbuat anarkis."Waktu itu ID card saya sempat mau dijambret, dimintain anak-anak penonton. Akhirnya pas ribut-ribut mulai gede, saya disuruh naik mobil polisi, saya masih ngerasa enggak berani, kan waktu itu bakar-bakaran itu di depan. Bareng sama teman-teman wartawan lewat pintu akses belakang," papar Miing.Kendati demikian, Miing merasa konser Metallica kala itu bisa dijadikan pukulan telak untuk para penikmat musik di Indonesia. Ia pun sangat berharap agar kejadian tersebut tak terulang lagi di konser Metallica mendatang.Konser yang masih dielu-elukan metalhead lokal ini akan diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Karno pada hari Minggu (25/8). Miing pun mengatakan akan hadir sebagai penonton. Ia akan datang kesana bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)."Saya nonton kok besok, dateng saya. Saya nonton bareng Jokowi, di Festival B," imbuh mantan pelawak ini.
Gelak tawa Miing berujung petaka di konser Metallica
Saat rusuh konser Metallica 1993, Miing dipaksa untuk turun oleh pihak keamanan.
Advertisement
Rekomendasi